
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri (kiri) beserta istrinya tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 17/9, ( Foto : Kantor Berita Antara /Genta Tenri Mawangi)
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
kehadiran Komjen Ahmad Dofiri di Istana memicu pertanyaan besar. Pangkat jenderal kehormatan menanti di balik pintu.
Mantan Wakil Kepala Polri (Wakapolri), Komjen (Purn) Ahmad Dofiri, tiba Bersama sang istri, keduanya berbagi payung. Kehadiran Dofiri, yang datang sekitar pukul 12.28 WIB, memicu spekulasi di kalangan awak media yang menunggunya, lantaran ia dikabarkan akan menerima kenaikan pangkat bintang empat kehormatan dari Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto.
Informasi yang beredar di kalangan wartawan Istana, Ahmad Dofiri dikabarkan akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Staf Khusus Presiden RI.
Bukan hanya Dofiri, dalam acara yang sama, Presiden Prabowo juga akan menganugerahkan pangkat kehormatan serupa kepada mantan Pangkostrad, Letjen (Purn) Djamari Chaniago. Pemberian pangkat ini menjadi sorotan karena menyoroti kembali tradisi penghargaan kepada para perwira tinggi yang telah purna tugas.
Acara penganugerahan ini akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya upacara ini dalam konteks hubungan sipil-militer dan pengakuan negara terhadap para abdi negara.
Selain itu, turut hadir pula para petinggi angkatan, seperti KSAD, KSAL, dan KSAU, serta beberapa menteri yang juga berlatar belakang militer, seperti Menteri Imigrasi Jenderal (Purn) Agus Andrianto dan Menteri Dalam Negeri Jenderal (Purn) M Tito Karnavian.
Editor: Redaksi TVRINews
