
Dok. Kemenag
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Palu
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan para guru besar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
Pesan tersebut disampaikan saat pengukuhan dua guru besar di UIN Datokarama yang berlangsung di Auditorium Kampus 1000 Mimpi, Minggu, 26 April 2026. Dua akademisi yang dikukuhkan yakni Rusli Takunas sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural dan Askar sebagai Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam.
Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa jabatan guru besar bukan hanya puncak pencapaian akademik, tetapi juga harus diiringi dengan kualitas spiritual yang kuat.
“Profesor adalah ahlul ilmi, tetapi tidak semua ahlul ilmi itu adalah ahludz zikri. Tugas kita adalah mampu menjadi keduanya,” ujar Nasaruddin dalam keterangan tertulis, Minggu, 26 April 2026.
Ia menjelaskan, dalam Al-Qur’an umat diperintahkan untuk bertanya kepada ahludz zikri, yakni mereka yang memiliki kedekatan dengan Tuhan, bukan sekadar kepada orang yang berilmu. Hal ini menjadi pengingat bahwa keilmuan dan spiritualitas harus berjalan beriringan.
Selain menyoroti kualitas, Menag juga menekankan pentingnya peningkatan jumlah guru besar di PTKIN sebagai indikator penguatan daya saing perguruan tinggi.
Rektor UIN Datokarama Lukman Thahir menyatakan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya guru besar baru. Dalam masa kepemimpinannya, kampus tersebut telah menghasilkan enam profesor sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik.
“Kami terus berupaya mempercepat lahirnya guru besar sebagai langkah meningkatkan kualitas institusi,” kata Lukman Thahir.
Ia menambahkan, UIN Datokarama saat ini tengah mengembangkan konsep “Mutiara Keilmuan” yang mengintegrasikan ilmu umum, agama, dan budaya. Selain itu, kampus juga memperluas jejaring kerja sama internasional untuk menarik mahasiswa asing mempelajari studi keislaman dan pluralisme di Indonesia.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan UIN Datokarama dapat terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan Islam yang inklusif dan berdaya saing global.
Editor: Redaktur TVRINews
