
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Nunung Nuryartono (TVRINews/Krisafika Taraisya)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Pemerintah menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum percepatan pelaksanaan program Kolaborasi Indonesia Berdaya, yang mengusung pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis data dan kolaborasi filantropi nasional.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Nunung Nuryartono, usai kegiatan Launching Kolaborasi Indonesia Berdaya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurut Nunung, Ramadan dipilih sebagai momen strategis karena menjadi waktu meningkatnya partisipasi publik dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah.
"Di bulan Ramadan ini kan bulan yang mulia. Jadi selain mengumpulkan berbagai zakat, infak, sedekah, tentu ini diberikan di bulan Ramadan. Momentum ini kita percepat untuk meningkatkan pemberdayaan," ujar Nunung kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Kemudian, Nunung menyebutkan Menko PM Muhaimin Iskandar juga akan melakukan roadshow ke berbagai daerah untuk memastikan implementasi program berjalan tepat sasaran sekaligus mendorong perubahan paradigma dari bantuan sosial menuju pemberdayaan ekonomi.
"Pak Menko juga akan roadshow ya menyampaikan aspek pemberdayaan ini," ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, seluruh intervensi program telah berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga sasaran penerima manfaat sudah jelas, baik dari sisi lokasi maupun kelompok yang akan diberdayakan.
"Datanya sudah ada, lalu langsung diberikan akselerasi untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat," jelasnya.
Kolaborasi Indonesia Berdaya Ramadan melibatkan sekitar 300 lembaga filantropi dalam satu forum multipihak. Melalui konsolidasi ini, program zakat dan filantropi tidak lagi berjalan terpisah, melainkan disinergikan untuk mendukung target pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
