TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 sebagai upaya memperkuat sistem penerimaan mahasiswa baru yang lebih transparan, aman, dan berintegritas.
Evaluasi dipimpin Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto bersama Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 serta para pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Brian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan SNPMB tahun ini. Menurutnya, setiap pelaksanaan seleksi perlu menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas layanan kepada calon mahasiswa.
“Pelaksanaan SNPMB harus terus kita evaluasi dan sempurnakan. Marilah kita juga memastikan sistem yang ada semakin andal, semakin aman, informasi semakin mudah diakses, serta memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh peserta,” ujar Brian pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Pada SNPMB 2026, sekitar 871 ribu peserta mengikuti proses seleksi secara nasional. Jumlah tersebut menjadi dasar bagi Kemdiktisaintek dan Tim SNPMB untuk memperkuat tata kelola agar seluruh tahapan seleksi berlangsung efektif, transparan, dan memberikan kepastian bagi peserta.
Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, turut mengikuti pembahasan evaluasi yang berfokus pada penyempurnaan mekanisme penerimaan mahasiswa baru di berbagai jalur seleksi.
Salah satu perhatian utama ialah pelaksanaan jalur mandiri di PTN. Kemdiktisaintek meminta setiap perguruan tinggi menyampaikan informasi mengenai mekanisme seleksi, daya tampung, hingga komponen biaya secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas sebelum mendaftar.
Selain itu, evaluasi juga diarahkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi. Kemdiktisaintek mengapresiasi kolaborasi perguruan tinggi dengan alumni, dunia usaha, dunia industri, dan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa.
Melalui evaluasi berkelanjutan, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang semakin berkualitas, akuntabel, dan mudah diakses oleh calon mahasiswa di seluruh Indonesia.










