Penulis: Redaksi TVRINews
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkap bahwa keluarga menjadi faktor utama yang memicu gangguan kesehatan jiwa pada remaja di Indonesia. Konflik dalam keluarga serta pola pengasuhan yang tidak sehat disebut berkontribusi besar terhadap munculnya keinginan bunuh diri pada anak usia sekolah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan temuan tersebut diperoleh dari sejumlah survei dan pengumpulan data yang dilakukan Kemenkes bersama berbagai lembaga terkait.
Salah satu survei yang menjadi rujukan adalah Global School-Based Student Health Survey yang dilakukan bersama World Health Organization, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Survei tersebut dilakukan pada 2015 dan kembali pada 2023 untuk mengukur kondisi kesehatan mental remaja, terutama terkait kecenderungan berpikir maupun mencoba bunuh diri.
Editor: Redaktur TVRINews
