
dok. Komdigi
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, memimpin pembukaan Posko Dukungan Psikososial untuk anak-anak terdampak banjir di Sumatra. Posko ini hadir sebagai ruang aman bagi anak-anak untuk bermain, belajar, dan memulihkan kondisi psikologis mereka selama masa pemulihan pascabanjir.
Dalam kunjungannya ke Masjid Alhafiz, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Meutya menekankan bahwa pemulihan mental anak merupakan bagian penting dari penanganan bencana secara menyeluruh.

“Anak-anak adalah yang paling rentan terhadap trauma akibat bencana. Meskipun banjir mulai surut, banyak dari mereka belum bisa kembali ke rumah. Posko ini memberi mereka ruang aman untuk tetap bermain dan belajar,” ujar Menkomdi Meutya Hafid, dikutip dari pernyataannya, Rabu (3/12/2025).
Meutya menjelaskan bahwa posko menyediakan berbagai kegiatan harian yang dirancang untuk menenangkan trauma, mulai dari menggambar, permainan edukatif, hingga menonton video pembelajaran bersama.

“Kami berharap aktivitas ini dapat membantu anak-anak mengatasi kesulitan psikologis pascabanjir, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman,” tambah Meutya.
Menurut Meutya, posko ini juga menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap kesehatan mental anak-anak korban bencana, sekaligus melengkapi upaya pemulihan fisik dan infrastruktur yang sedang berlangsung di wilayah terdampak.
Editor: Redaksi TVRINews
