Penulis: Langkah Bahtiar
TVRINews, Blitar
Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong agar fasilitas kesehatan untuk segera mengintegrasikan sistem rekam medis elektronik dengan aplikasi Satu Sehat (One Health) milik Kementerian Kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Kementerian Kominfo saat menggelar sosialisasi dan pelatihan di Kota Blitar, Jawa Timur.
Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar sosialisasi dan pelatihan penerapan sistem rekam medis elektronik di Kota Blitar, Jawa Timur. Dalam sosialisasi dan pelatihan kali ini, Kementerian Kominfo mendorong agar fasilitas kesehatan terutama rumah sakit untuk segera mengintegrasikan sistem rekam medis elektronik dengan aplikasi Satu Sehat (One Health) milik Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kominfo menargetkan hingga bulan Desember mendatang agar fasilitas kesehatan di Indonesia seluruhnya mengintegrasikan sistem rekam medis elektronik mereka ke platform Satu Sehat.
Baca juga: Gelar Lomba Kampung Surabaya Hebat, Eri Cahyadi Ciptakan Kemandirian Kampung
“Sistem rekam medis digital dari setiap fasilitas layanan kesehatan harus diintegrasikan ke platform Satu Sehat. Peran Kemenkominfo sebagai fasilitator dalam proses integrasi tersebut dan memastikan bahwa integrasi berlangsung dengan aman dan baik”, ungkap Ketua Tim Transformasi Digital Kementerian Kominfo, Wijayanto
Diharapkan dengan integrasi sistem rekam medis pasien ke platform Satu Sehat dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi pemerintah terutama Kementerian Kesehatan dalam pengambilan kebijakan terkait anggaran pelayanan kesehatan.
Selain itu, sistem tersebut akan memudahkan masyarakat ketika hendak mengakses layanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan publik.
Editor: Redaktur TVRINews
