
Menteri PPPA Apresiasi Petugas Haji Perempuan Tahun Ini Capai 33 Persen
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Indonesia mencatat rekor baru dalam penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 H / 2026 M. Jumlah petugas haji perempuan tahun ini dilaporkan mencapai 33 persen dari total keseluruhan yang berjumlah lebih dari 4.000 petugas.
Angka tersebut menjadi persentase tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Tanah Air. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) atas kebijakan inklusif tersebut.
Arifatul menjelaskan bahwa peningkatan signifikan jumlah petugas perempuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2025. Pada tahun lalu, Arifatul ikut terlibat langsung memantau lapangan dalam perannya sebagai Amirul Hajj.
Berdasarkan pengalaman tersebut, ditemukan kebutuhan yang sangat besar terhadap kehadiran petugas perempuan untuk mendampingi jemaah, mengingat proporsi jemaah haji Indonesia juga didominasi oleh perempuan.
Menteri PPPA menegaskan bahwa peran petugas perempuan tidak bisa digantikan dalam aspek-aspek tertentu. Menurutnya, pelayanan haji bukan sekadar urusan teknis keberangkatan dan kepulangan.
"Kehadiran petugas perempuan sangat penting karena pelayanan ibadah haji tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membutuhkan pendekatan empatik dan pemahaman terhadap kebutuhan khusus jemaah perempuan," ujar Arifatul di Jakarta sebagaimana dikutip pada Kamis, 29 Januari 2026.
Dengan komposisi yang lebih seimbang, diharapkan pelayanan terhadap jemaah haji perempuan, terutama yang lansia, dapat dilakukan dengan lebih intim, nyaman, dan menyentuh sisi kemanusiaan.
Editor: Redaksi TVRINews
