
Foto: Jasa Marga
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Otoritas memberlakukan sistem satu arah dari Kendal menuju Cikampek guna mengurai kepadatan volume kendaraan menuju Jakarta.
PT Jasa Marga mulai mengimplementasikan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di ruas Tol Trans Jawa pada Selasa 24 Maret 2026 pagi sebagai respons atas lonjakan volume kendaraan yang signifikan pada puncak arus balik Lebaran 2026.
Berdasarkan data operasional pada pukul 07.39 WIB, kebijakan ini mencakup titik krusial mulai dari KM 390 Kendal hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.
Seluruh lajur pada ruas tersebut kini diprioritaskan bagi pengendara yang bergerak menuju arah Jakarta.
"Kendal KM 390 - Cikampek Utama KM 70 diberlakukan satu arah (one way). Khusus kendaraan yang menuju arah Jakarta," tulis manajemen Jasa Marga dalam keterangan resminya melalui platform X.
Koordinasi Nasional Arus Balik
Implementasi one way pagi ini tampak bergerak lebih awal dari jadwal seremonial yang direncanakan.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa prioritas utama kepolisian saat ini adalah mengelola mobilitas tinggi dari arah timur ke barat Pulau Jawa.
Dalam keterangan pers di hari sebelumnya, Agus menegaskan bahwa titik puncak pengaturan lalu lintas nasional dijadwalkan akan diresmikan secara formal pada siang ini.
"Prioritas untuk trafik yang cukup tinggi adalah one way nasional arus balik yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 (Maret) pada pukul 14.00 WIB," ujar Irjen Agus Suryonugroho.
Ia menambahkan bahwa seremoni pelepasan (flag off) rencananya akan dipimpin langsung oleh Kapolri beserta sejumlah menteri terkait.
Analisis Manajemen Lalu Lintas
Langkah proaktif Jasa Marga di wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Barat ini merupakan strategi krusial guna menghindari stagnansi di titik-titik pertemuan arus.
Pemantauan berkala terus dilakukan untuk memastikan kapasitas jalan mampu menampung beban kendaraan yang diprediksi terus meningkat hingga tengah malam nanti.
Para pengguna jalan diimbau untuk memastikan kecukupan saldo kartu elektronik dan memantau kondisi fisik kendaraan sebelum memasuki jalur tol guna menghindari kendala teknis yang dapat menghambat kelancaran arus kolektif.
Editor: Redaktur TVRINews
