
Menteri PKP, Maruarar Sirait (kedua dari kiri) (TVRINews/HO-Kementerian PKP)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menargetkan Hunian Tetap bagi korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang dibangun bersama Yayasan Buddha Tzu Chi mulai dapat dihuni sebelum Lebaran 2026.
"Kita usahakan, sebelum Lebaran sudah ada yang bisa diserahkan kepada rakyat. Saya sudah menyiapkan waktu untuk hadir sebelum Lebaran. Kalau memang semuanya siap bersama dengan pak Mendagri dan ibu Kepala BPS dan Kepala KSP untuk hadir di lapangan," ujar Maruarar yang akrab disapa Ara di kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.
Menteri Ara menghimbau kepada para Gubernur dan Bupati untuk membantu kelancaran pembangunan Huntap yang dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi baik dalam penyediaan lahan maupun perbaikan akses jalan untuk ke Huntap.
"Terima kasih kepada Bapak Menteri Dalam Negeri, Bapak Kepala Staf Kepresidenan dan Ibu Kepala BPS serta para Gubernur, Wali Kota dan Bupati yang hadir. Terima kasih juga kepada Danantara dan khusus terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang sudah mau bergotong royong membantu rakyat, tadi saya dengar juga menyampaikan akan juga siapkan perabotnya," ungkapnya.
Berdasarkan data dari Yayasan Buddha Tzu Chi, untuk pembangunan Huntap di Sumatera Utara saat ini sebanyak 648 unit tahap 1 telah berprogres dari total komitmen sebanyak 1.103 unit. Di Tapanuli Tengah ditargetkan sebanyak 50 unit dapat selesai pada 15 Maret 2026 dan sebanyak 20 unit di Tapanuli Utara juga dapat selesai pada 15 Maret 2026.
Sementara itu untuk progres Huntap di Aceh, berdasarkan data Yayasan Buddha Tzu Chi sebanyak 600 unit tahap 1 telah berprogres dari total komitmen 1.000 unit. Ditargetkan pada 15 Maret 2026 sebanyak 40 unit dapat selesai di Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan di Sumatera Barat baru sebanyak 43 unit dari total komitmen 500 unit yang berprogres.
Editor: Redaksi TVRINews
