Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Bantul
Jembatan Kabanaran di kawasan Pantai Baru kini menjadi infrastruktur strategis yang mempercepat konektivitas wilayah pesisir Bantul. Kehadiran jembatan ini membuka poros baru yang menghubungkan sisi barat–timur, sekaligus menjadi akses penting menuju Kawasan Konservasi dan Layanan Sosial (CCLS) di Pesisir Selatan Bantul.
Jembatan yang dibangun dengan desain ramah lingkungan ini tak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi “gerbang ekonomi” baru bagi desa-desa pesisir. Arus wisatawan menuju Pantai Baru, Laguna Pantai Pandansimo, dan destinasi lain di Jalur Pansela kini semakin lancar, sehingga menggerakkan ekonomi lokal, terutama sektor kuliner, homestay, dan usaha perikanan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan bahwa Jembatan Kabanaran akan memperkuat struktur kawasan pesisir sebagai etalase pariwisata dan pusat kegiatan ekonomi baru.
“Ini bukan sekadar jembatan, tapi simpul yang menghubungkan potensi. Akses barat–timur menjadi lebih cepat, distribusi hasil tangkapan nelayan lebih efisien, dan wisatawan kini punya rute alternatif yang nyaman,” ujar Halim dalam keterangannya kepada tvrinews.com Minggu, 7 Desember 2025.
Selain mendorong pariwisata, jembatan ini berperan penting dalam memperkuat akses menuju CCLS, yang tengah dipersiapkan sebagai pusat edukasi kebencanaan, konservasi lingkungan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Dengan jalur yang lebih terbuka, pemanfaatan ruang kawasan pesisir dapat ditata lebih baik, termasuk untuk aktivitas nelayan, konservasi penyu, hingga pengembangan wisata lingkungan.
Warga setempat menyambut baik hadirnya Jembatan Kabanaran. Para pelaku UMKM menyebut jembatan ini membuat kunjungan wisata meningkat, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Sementara nelayan mengaku distribusi ikan ke pasar menjadi lebih singkat karena tak perlu memutar jauh.
Dengan berkembangnya akses baru dan meningkatnya arus wisatawan, pemerintah daerah berharap Jembatan Kabanaran menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi pesisir yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat Bantul Selatan sebagai kawasan strategis berbasis konservasi dan pariwisata berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
