
Foto: Kepala Satker Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Wandi Saputra (26/6)
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Semarang
Pembangunan proyek Jalan Tol Semarang–Demak terus menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Juni 2025, konstruksi secara keseluruhan telah mencapai 45,16 persen.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak, Wandi Saputra, dalam kunjungan lapangan di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 26 Juni 2025.
Wandi merinci bahwa proyek ini terbagi menjadi tiga seksi. Seksi 1A mencatat progres tertinggi, yakni di angka 67 persen. Kemudian Seksi 1C, yang melintasi wilayah Kolam Retensi, mencapai 48,7 persen, sementara Seksi 1B, baru menyentuh angka 43 persen.
"Secara keseluruhan, progres konstruksi saat ini berada di 45,16 persen. Kami terus kejar agar proyek ini bisa selesai tepat waktu sesuai target," ujar Wandi dalam keterangan yang diterima tvrinews.com di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 26 Juni 2025.
Tanggul laut sendiri menjadi jalur penghubung penting dalam jaringan tol Semarang–Demak, sekaligus bagian dari sistem penanggulangan rob dan banjir di wilayah pesisir utara Semarang hingga Sayung. Pengerjaannya melibatkan kombinasi struktur tanggul laut, kolam retensi, serta akses jalan tol untuk memperkuat konektivitas dan ketahanan infrastruktur di wilayah rawan banjir tersebut.
Sebelumnya, Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung) sepanjang 10,64 kilometer terus menunjukkan progres signifikan. Per 12 Juni 2025, progres fisik tol yang dibangun di atas laut tersebut telah mencapai 44,26 persen.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan, kehadiran tol ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Pantura Jawa yang selama ini kerap mengalami kemacetan.
“Jalan tol ini mengurangi beban lalu lintas di Jalan Pantura Jawa yang sudah sangat padat dan sering mengalami kemacetan,” ujar Dody dalam unggahan akun Instagram resmi @kementerianpu, Sabtu, 21 Juni 2025.
Editor: Redaktur TVRINews
