
Suporter turun ke lapangan usai laga Arema FC vs Persebaya
Penulis : Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi mengungkap detik-detik masuknya penonton pertama ke lapangan Stadion Kanjuruhan, setelah usainya laga Arema FC dengan Persebaya Surabaya, yang terjadi Sabtu (1/10).
Hal tersebut disampaikan Edwin dalam konferensi pers virtual pada hari ini, Kamis (13/10).
Edwin menuturkan sekitar pukul 22.03 WIB ada penonton dari arah tribun timur yang melompat masuk ke lapangan dan mencoba menghampiri pemain Arema FC.
Di area masuknya penonton tersebut terlihat tidak ada steward maupun aparat keamanan yang berjaga, sehingga penonton tersebut bisa masuk ke tengah lapangan.
Kemudian, ada penonton kedua yang juga turun ke lapangan untuk menghampiri pemain dan berhasil memeluk sang kiper Arema FC. Penonton pertama turun ke lapangan, justru gagal menghampiri pemain Arema.
"Kita masuk menit di pukul 22.03 WIB, dimana setelah peluit panjang, penonton masuk pertama kali. Pemain menuju penonton di tribun timur untuk menyapa, ada penonton yang melompat dan di situ pertama kalinya ada penonton yang masuk ke area lapangan", jelas Edwin.
Setelahnya, kembali ada sejumlah penonton yang juga berusaha masuk ke lapangan, tapi jumlahnya masih kecil.
Pada pukul 22.04 WIB, barulah sejumlah penonton dari tribun timur, masuk dan menghampiri para pemain Arema FC. Mereka tampaknya menyemangati para pemain Arema FC, terutama sang kiper yang terlihat dipeluk oleh penonton.
Kemudian, pukul 22.05 WIB di depan tribun VIP terlihat ada flare yang menyala dan ada konsentrasi massa. Massa kemudian dihalau oleh steward dan aparat, tapi tidak terlihat adanya kekerasan.
Lalu, pukul 22.08 terlihat massa dari tribun timur antara arah tribun 8 - 9 mengarah ke tengah dan dihalau aparat berseragam kembali ke asal.
Ketika, massa dari arah selatan didorong aparat untuk kembali ke tempat asal, massa dari utara kembali ke tengah dan berujung pada penghalauan dari aparat dengan menggunakan kekerasan.
Editor: Redaktur TVRINews
