
Pertamina Salurkan BBM Gratis di Wilayah Bencana
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews-Sumatra
Dukungan logistik berupa 654 ribu liter BBM dan ribuan tabung LPG dikerahkan untuk mempercepat pemulihan di Sumatra.
Perusahaan energi nasional, PT Pertamina (Persero), mengalokasikan bantuan bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah Sumatra dan mobilitas pengiriman bantuan logistik ke area terdampak banjir berjalan tanpa hambatan.
Bantuan ini difokuskan pada tiga provinsi terdampak paling parah, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pertamina menyediakan total 654 ribu liter BBM nonsubsidi yang terdiri dari jenis Dexlite, Pertamax, hingga Avtur untuk kebutuhan transportasi darat dan udara.
Sekretaris Perusahaan Pertamina, Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menjamin kelancaran moda transportasi pengangkut bantuan.
"Kami memberikan dukungan bahan bakar untuk membantu moda transportasi yang membawa bantuan kemanusiaan. Total yang disalurkan mencapai 654 ribu liter melalui kombinasi berbagai jenis bahan bakar," ujar Arya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 9 Januari 2026.
Akses Energi di Posko Pengungsian
Selain mobilitas kendaraan, sektor krusial seperti dapur umum dan titik pengungsian turut menjadi prioritas. Pertamina telah mendistribusikan sekitar 18.938 kilogram LPG, atau setara dengan 1.500 tabung gas, untuk mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat di pengungsian.
Hingga Jumat 9 Januari 2026 pagi, pasokan energi ini dilaporkan telah menjangkau sedikitnya 111 dapur umum dan 164 titik posko pengungsian di seluruh Sumatra.
"Untuk operasional dapur umum, kami menyalurkan Bright Gas guna memastikan proses memasak bagi warga terdampak tetap berjalan," tambah Arya.
Pemulihan Infrastruktur Dasar
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, Pertamina juga memperluas bantuannya pada penyediaan fasilitas infrastruktur dasar.
Mengingat rusaknya akses air bersih akibat banjir, perusahaan membangun sejumlah sumur bor dan memberikan dukungan medis serta penyediaan genset untuk rumah sakit dan posko darurat.
"Kami melihat adanya urgensi terhadap akses air bersih di lokasi bencana, sehingga bantuan penyediaan sumber air turut menjadi fokus utama kami saat ini," pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
