
Komisi IV Dukung Percepatan Swasembada Gula
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mendorong pemerintah untuk mempercepat langkah swasembada gula konsumsi nasional.
Menurutnya, ketergantungan terhadap impor harus segera dikurangi mengingat cadangan gula pemerintah (CGP) saat ini masih terbatas, sementara konsumsi terus meningkat.
“Tingkat konsumsi gula di Indonesia cukup tinggi, tapi cadangan gula pemerintah masih terbatas. Saya mendukung percepatan swasembada gula konsumsi sebagai langkah strategis untuk menstabilkan harga dan memperkuat cadangan nasional,” ujar Hindun dalam keterangannya, Jumat, 11 Juli 2025.
Hindun menyebut upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menargetkan kemandirian pangan nasional, termasuk di sektor gula. Salah satu langkah utama yang dinilai penting adalah peningkatan produksi dalam negeri melalui optimalisasi lahan tebu yang tersedia.
“Produksi gula dalam negeri harus ditingkatkan dengan memaksimalkan lahan tebu yang ada. Berdasarkan data Kementerian Pertanian 2024, terdapat 520.823 hektare lahan tebu yang dikelola oleh lebih dari 796 ribu petani,” ucap Hindun.
Dengan luas lahan tersebut, Hindun meyakini target swasembada bisa dicapai lebih cepat jika didukung dengan pengembangan varietas tebu unggul dan pembinaan teknis yang berkelanjutan kepada petani.
Ia juga menilai bahwa stabilisasi harga gula di pasar tidak bisa hanya bergantung pada mekanisme impor atau intervensi harga, melainkan harus dibangun dari kekuatan produksi domestik yang berdaya saing.
“Kita tidak bisa terus menerus bergantung pada impor. Jika petani kita diberi dukungan dari hulu ke hilir, termasuk soal bibit, alat, hingga akses pasar, swasembada itu bukan mimpi,” tutur Hindun.
Baca Juga: Dukung Kebijakan Masuk Sekolah Pukul 06.30, Arzeti Ingatkan Soal Kesehatan Anak
Editor: Redaksi TVRINews
