
Tangkapan Layar/MOFA Indonesia
TVRINews, Jakarta
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan sebagai pemegang keketuaan ASEAN, Indonesia bertekad untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Menurut Retno sejarah dan kisah ASEAN selalu berkaitan dengan ekonomi, dimana di tengah ancaman resesi, perekonomian Asia Tenggara diproyeksikan masih lebih baik dari rata-rata pertumbuhan ekonomi global.
Baca Juga: Rupiah Menguat Hari Ini, Jadi Rp15.572 per Dolar AS
Sebelumnya, International Monetary Fund (IMF) mengatakan bahwa sepertiga dari perekonomian dunia berada dalam resesi.
“Managing Director IMF menyampaikan pandangan sepertiga ekonomi dunia diprediksi akan mengalami resesi pada tahun ini, bahkan di negara yang tidak mengalami resesi ratusan juta penduduknya akan merasa dalam resesi,” kata Retno, Rabu, 11 Januari 2023.
Lebih lanjut, ekonom mengatakan bahwa Asia Tenggara kemungkinan akan menjadi titik terang dunia yang merayap menuju resesi.
Bank Pembangunan Asia memprediksi ekonomi ASEAN pertumbuhan akan mencapai 4,7 persen pada tahun 2023.
Selain itu, sebagai ketua ASEAN dan sesuai amanah 5PC, Indonesia akan melakukan segala upaya untuk membantu Myanmar keluar dari krisis politik.
“Office of the special envoy akan dibentuk dan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri. Langkah yang akan diambil Indonesia akan selalu berdasar prinsip dan nilai fundamental Piagam ASEAN,” ucap Retno.
Sesuai dengan 5PC dan keputusan KTT ASEAN di Phnom Penh Indonesia akan melakukan engagement dengan semua stakeholders. Menurut Retno hanya dengan melakukan engagement dengan semua stakeholders maka mandat 5PC mengenai fasilitasi bagi terciptanya dialog nasional dapat dilakukan.
Baca Juga: Cegah Transmisi Hepatitis B, Kemenkes Lakukan Percontohan Antivirus pada Ibu Hamil
Kolaborasi dengan utusan khusus Sekjen PBB akan terus dilakukan. Indonesia meminta agar akses pada semua stakeholders diberikan untuk Sekjen ASEAN dan AHA Centre agar mereka dapat melanjutkan misi bantuan kemanusiaan,” tutur Retno.
Editor: Redaktur TVRINews
