Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Pada peringatan Hari Anak Nasional 2023, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar parade stop kekerasan dan pernikahan dini pada anak di Taman Bungkul, Surabaya. Dalam kesempatan ini, Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani turut hadir sekaligus memberangkatkan rombongan.
Acara yang digelar di area Car Free Day (CFD) ini diikuti oleh 20 perwakilan Forum Anak Surabaya, 200 anak PAUD, 300 siswa SD, 400 siswa SMP dan 200 siswa SMA/SMK. Sembari membentangkan spanduk, Walikota Eri Cahyadi beserta jajarannya di Pemkot Surabaya ikut berjalan bersama.
“Saya mengajak anak-anak Kota Surabaya untuk berani menyuarakan pendapat, berbicara hingga mengeluarkan potensi-potensi yang dimilikinya. Dengan adanya parade ini saya berharap para orang tua mau mengerti dan memahami keinginan dan menampung kreativitas anak-anaknya." Ungkap Walikota Eri Cahyadi pada peringatan HAN 2023.
Baca juga: Nikmati Keindahan Alam, Ratusan Wisatawan Berjalan Kaki 40 KM Mengitari Bromo
Walikota Eri menambahkan parade stop kekerasan dan pernikahan dini pada anak ini bagian dari upaya Pemerintah Kota mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak Paripurna.
Nilai Kota Surabaya sebagai Kota Layak Anak adalah yang tertinggi se-Indonesia. Walikota Eri mengaku penghargaan bukanlah segalanya. Ketika Kota Surabaya tidak nyaman bagi anak menurutnya penghargaan itu hanya sebagian kecil dari langkah yang sudah diambil oleh warga Surabaya dalam mewujudkan Kota Layak Anak.
Editor: Redaktur TVRINews
