
Menag: Pembentukan Ditjen Tanda Keseriusan Pemerintah Berdayakan Pesantren
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sudah mendekati final. Ia menegaskan bahwa kehadiran satuan kerja setingkat eselon I ini menjadi bentuk keseriusan pemerintahan Prabowo Subianto untuk memberdayakan pesantren.
“Sekarang sudah terbentuk Direktorat Jenderal Pesantren. Ini menandakan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi pesantren agar semakin mandiri,” ujar Nasaruddin, Jumat, 6 Februari 2026.
Nasaruddin menambahkan, pesantren hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan dukungan yang lebih komprehensif.
“Pesantren tidak hanya membutuhkan ruang belajar yang layak, tetapi juga penguatan sarana digital agar santri tidak tertinggal dari perkembangan zaman,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.
“Kita ingin para guru dan pengelola pesantren mendapatkan penguatan kompetensi, baik dalam penguasaan keilmuan keislaman maupun metodologi pembelajaran yang adaptif dengan kebutuhan generasi saat ini,” imbuhnya.
Selain itu, Nasaruddin mendorong agar pesantren terus mengembangkan kemandirian ekonomi.
"Pesantren perlu diperkuat unit-unit usaha produktifnya. Pemberdayaan ekonomi pesantren bukan hanya untuk menopang operasional lembaga, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran kewirausahaan bagi santri,” tuturnya.
Editor: Redaksi TVRINews
