
Foto: Humas OIKN
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Nusantara
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan momentum besar untuk membangun cara baru dalam tata kelola pemerintahan.
Menurut Rini, IKN bukan sekadar perpindahan pusat pemerintahan secara fisik, melainkan kesempatan untuk merancang ulang cara negara bekerja, mengambil keputusan, hingga menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi. Ia menilai kualitas birokrasi yang tumbuh di IKN akan menjadi wajah peradaban baru Indonesia di masa depan.
Dalam paparannya, MenPANRB juga menyinggung pesan Presiden Prabowo Subianto pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang mengutip pemikiran Thucydides tentang pentingnya fondasi kekuatan suatu bangsa. Bagi MenPANRB, salah satu fondasi utama tersebut adalah birokrasi yang unggul, adaptif, dan mampu bekerja lintas batas.
Ia menggambarkan IKN sebagai ruang untuk membangun smart governance sejak awal, bukan sekadar memperbaiki sistem yang sudah ada. Melalui konsep layanan berbagi pakai seperti shared office dan shared system, kolaborasi antarinstansi didorong agar semakin kuat, sehingga fasilitas dapat dimanfaatkan bersama dan proses kerja menjadi lebih cepat serta efisien.
Selain itu, MenPANRB menyampaikan bahwa karena IKN lahir di era disrupsi, maka ASN di sana harus siap memimpin perubahan. IKN menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa ASN mampu bekerja lintas sektor, mengelola konflik kepentingan, serta membangun budaya melayani dalam kerangka shared outcome.
“ASN IKN merupakan pelopor yang bukan hanya menata namun mereka juga memulai dari awal, bukan hanya memperbaiki sistem namun mereka membangun satu peradaban dan tata kelola baru yang nantinya ketika para ASN datang sudah disiapkan,” ujar Rini Widyantini dalam keterangannya dikutip pada Minggu, 15 Februari 2026.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, berharap momentum kehadiran MenPANRB ini dapat menjadi suntikan semangat bagi para ASN di IKN dalam membangun tata kelola masa depan.
“Kehadiran Ibu Menteri PANRB memberikan semangat bagi kita semua yang bekerja di Nusantara,” ujar Bimo.
MenPANRB menekankan bahwa kunci keberhasilan pembangunan kota cerdas terletak pada kualitas manusianya. Aparatur dituntut untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memahami ekosistem digital yang menjadi tulang punggung pemerintahan. Standar kompetensi digital yang jelas dan terukur dinilai penting untuk memastikan transformasi birokrasi di IKN berjalan berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
