
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi (kanan depan) (Foto: BPMI Setpres)
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Mensesneg Terbitkan Edaran Batasi Open House Mewah
Pemerintah melalui Sekretariat Negara resmi menerbitkan surat edaran yang mengimbau seluruh kementerian dan lembaga negara untuk tidak menyelenggarakan acara open house maupun halal bihalal secara berlebihan pada Idul Fitri 2026.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang masih menghadapi situasi ekonomi sulit.
"Kami telah menyampaikan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga. Intinya, kami mengimbau agar tidak berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal," ujar Prasetyo saat memberikan keterangan di Kementerian Pertahanan, Selasa 17 maret 2026.
Prasetyo menambahkan, kesederhanaan menjadi prioritas karena masih banyak warga di berbagai daerah yang kondisinya belum pulih sepenuhnya.
Hal ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat 13 maret lalu, yang meminta para pejabat negara memberikan contoh langsung kepada rakyat.
Keseimbangan Ekonomi
Meski menekankan aspek kesederhanaan, pemerintah tidak melarang total kegiatan perayaan Lebaran. Presiden Prabowo sebelumnya mengingatkan bahwa roda ekonomi lokal, seperti usaha katering dan UMKM, harus tetap berjalan.
"Kita harus memberi contoh, jangan terlalu mewah-mewahan, terutama saat saudara kita di daerah sedang tertimpa bencana.
Namun, jangan juga menutup acara secara total agar ekonomi rakyat, seperti warung dan katering, tetap bergerak," kata Presiden dalam arahannya beberapa waktu lalu.
Mengenai rencana perayaan di tingkat kepresidenan, pihak Istana belum memberikan kepastian apakah akan menggelar open house yang terbuka bagi publik.
Prasetyo Hadi menyatakan bahwa keputusan terkait agenda Presiden Prabowo saat Lebaran nanti masih dalam tahap pembahasan.
"Belum, hal tersebut belum diputuskan," pungkas Prasetyo terkait rencana agenda di Istana Negara.
Editor: Redaksi TVRINews
