
BNPT dan Densus 88 Perkuat Kolaborasi dalam Program Pencegahan dan Deradikalisasi
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Polri memperkuat kerja sama mereka dalam upaya pencegahan dan deradikalisasi terorisme melalui pertemuan strategis yang digelar di Jakarta pada Senin, 30 September 2024.
Kepala BNPT, Komjen Pol. Eddy Hartono, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam melaksanakan program pencegahan terorisme sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, yang mencakup kesiapsiagaan nasional, kontra-radikalisasi, dan deradikalisasi.
“Pencegahan merupakan tanggung jawab besar kami, dan hal ini mencakup kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, serta deradikalisasi,” ujar Eddy Hartono dalam acara Coffee Morning bersama Densus 88 AT Polri.
Mantan Kepala Densus 88 periode 2015-2017 ini juga menyoroti pentingnya sinergi antara BNPT dan Densus 88 AT dalam program deradikalisasi. Menurutnya, kolaborasi yang kuat sangat dibutuhkan agar data dan informasi yang dihasilkan tepat sasaran dan dapat digunakan untuk langkah-langkah penanganan berikutnya.
“Pemetaan kategori narapidana terorisme (napiter) harus dikoordinasikan agar data yang kami miliki bisa digunakan dengan efektif dalam program selanjutnya,” tambahnya.
Komjen Eddy juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara BNPT dan Densus 88 AT, agar pelaksanaan tugas penanggulangan terorisme tidak bersifat parsial.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala Densus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, berharap kerja sama yang semakin erat ini mampu meningkatkan rasa aman di masyarakat.
“BNPT adalah lembaga strategis yang mengoordinasikan kami. Harapannya, dengan kolaborasi yang lebih kuat, kami dapat meningkatkan rasa aman di masyarakat,” ungkap Sentot Prasetyo.
Ia juga menekankan kepada seluruh personel yang terlibat dalam tugas penanggulangan terorisme agar bekerja lebih maksimal, mengingat tantangan yang semakin kompleks.
“Tugas kita semakin berat karena tantangan terorisme kian kompleks. Oleh karena itu, kerja kita harus lebih maksimal,” jelasnya.
Sebagai tambahan, BNPT dan Densus 88 AT Polri juga akan bekerja sama dalam menyusun indikator level ancaman terorisme guna menghadapi tantangan yang semakin beragam di masa mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews
