
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda pada tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bertambah menjadi 1.182 jiwa. Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
“Di Aceh Utara ada satu korban meninggal, di Langkat dua korban, dan di Tapanuli Tengah satu korban, sehingga total korban jiwa kini mencapai 1.182 orang,” jelasnya melalui laman akun YouTube BNPB Indonesia pada Jumat, 9 Januari 2026.
Selain itu, ia mengatakan jika korban hilang yang telah tervalidasi berjumlah 145 orang, dan pengungsi tercatat sebanyak 238.627 jiwa.
Saat ini, terdapat 14 kabupaten/kota di Aceh telah memasuki tahap transisi dari status darurat ke pemulihan.
“Namun, empat kabupaten masih memperpanjang status tanggap darurat, yaitu Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya,” bebernya
Ia juga menuturkan, jika Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang sering di sapa Mualem juga telah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat provinsi hingga 22 Januari mendatang, atau 14 hari ke depan.
“Perpanjangan ini penting agar proses evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif dan cepat,” kata dia
Ia menegaskan, BNPB bersama pemerintah daerah terus memantau situasi dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi.
“Prioritas kami saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang tepat, baik dari segi makanan, kesehatan, maupun tempat pengungsian yang aman,” pungkasnya
Editor: Redaktur TVRINews
