
Grafis oleh Humas LPP TVRI
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Menyambut penayangan Piala Dunia 2026, TVRI mengambil langkah proaktif untuk memastikan masyarakat dapat mengakses siaran dengan optimal melalui pembentukan tim “door to door”.
Tim “door to door” atau dalam bahasa Indonesia umumnya diistilahkan "dari pintu ke pintu", bertugas turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendampingan. Khususnya turun ke wilayah kecamatan hingga lingkungan permukiman warga, untuk membantu masyarakat melakukan proses setting ulang channel TVRI. Langkah ini dilakukan guna menjawab kendala teknis yang masih dialami sebagian masyarakat dalam mengakses siaran.
Direktur Teknik LPP TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, menjelaskan langkah ini sebagai bentuk kehadiran layanan publik TVRI agar lebih dekat dengan masyarakat. “Praktik ini telah lebih dahulu diterapkan oleh Stasiun TVRI Sulawesi Selatan dan Stasiun Transmisi Bali, melalui pembentukan tim khusus yang mendatangi rumah warga. Pendekatan tersebut terbukti efektif membantu masyarakat memahami proses setting ulang secara langsung,” ujar Satriyo
Ia menambahkan, pendekatan serupa didorong untuk diterapkan di berbagai daerah.
“Kami mendorong Kepala Stasiun TVRI Daerah lainnya untuk melakukan hal serupa, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kebingungan dalam mengakses siaran TVRI,” lanjut Satriyo.
Strategi door to door menjadi satu dari sekian upaya TVRI dalam meningkatkan jangkauan coverage population siaran. TVRI menargetkan, momentum piala dunia dapat menambah 25-30 juta penonton baru.
Upaya lain yang secara paralel turut dilakukan TVRI berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk penyesuaian parameter modulasi jaringan. TVRI juga bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) dan Lembaga Kantor Berita Nasional Antara dalam penyediaan siaran di ruang publik seperti kantor kecamatan, balai desa, dan puskesmas.
Selain itu, TVRI memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, Asosiasi Televisi Kabel Indonesia (ICTA), serta BUMN dan BUMD untuk memperluas jangkauan siaran sekaligus meningkatkan kualitas penerimaan.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses, sehingga masyarakat di berbagai wilayah, termasuk yang sebelumnya mengalami keterbatasan, tetap dapat menikmati Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan penuh kegembiraan.
Editor: Redaktur TVRINews
