
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mencatat jika 10 jenazah korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur berjenis kelamin perempuan. Hal tersebut, diungkapkan oleh Karumkit RS Bhayangkara Polri Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono.
“Betul (10 jenazah korban kecelakaan kereta berjenis kelamin) perempuan semua,” kata dia saat dihubungi awak media pada Selasa, 28 April 2026
Lebih lanjut, ia menuturkan hingga pukul 10.30 WIB tercatat ada tiga keluarga yang menghubungi pihaknya untuk melakukan Ante Mortem terhadap korban.
“Sampai jam 10.30 WIB, baru tiga keluarga yang sudah melaporkan,” ucapnya
Tak hanya itu, ia menuturkan jika pihaknya telah membuka posko untuk pengaduan dan penyerahan data antemortem sejak Senin, 27 April 2026 malam.
“Sudah di buka sejak tadi malam,” pungkasnya
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebut ada sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur di RS Polri Kramat Jati belum teridentifikasi. Hal tersebut, diungkapkan oleh Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
“Seluruhnya (10 jenazah korban kecelakaan) masih dalam proses identifikasi karena belum diketahui identitasnya,” ungkapnya pada Selasa, 28 April 2026.
Kendati demikian, ia menuturkan jika tim gabungan terus melakukan pendalaman data untuk memastikan identitas korban dapat segera terungkap.
Selain itu, ia menuturkan jika pihak kepolisian terus mendukung proses pemulihan kejadian, mulai dari pengamanan lokasi hingga proses evakuasi korban.
“Polisi turut mendukung evakuasi, pemulihan, dan pengidentifikasian korban agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tepat,” kata Kombes Budi Hermanto.
Ia juga mengimbau, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga setelah kejadian tersebut untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati guna melakukan pengecekan.
Editor: Redaktur TVRINews
