
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Menjelang penyelenggaraan siaran FIFA World Cup 2026, LPP TVRI memperkuat jangkauan siaran dengan menambah pemancar di wilayah blank spot. Sejumlah pemancar lama yang sudah berumur juga diperbaiki agar masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati siaran Piala Dunia tanpa gangguan.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen TVRI sebagai lembaga penyiaran publik untuk menghadirkan akses informasi dan hiburan yang merata bagi seluruh masyarakat. Beberapa daerah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses siaran televisi kini mulai dapat dijangkau. Televisi Republik Indonesia (TVRI) berencana meningkatkan jaringan siaran dengan mengaktifkan kembali pemancar analog yang belum beroperasi atau belum dimigrasikan ke sistem digital, sehingga cakupan populasi layanan siaran dapat semakin luas.
Saat ini langkah tersebut telah dilaksanakan di beberapa wilayah, antara lain Dharmasraya dan Kepulauan Mentawai - Sumatera Barat, Rangkasbitung Kabupaten Lebak - Banten, Langowan - Sulawesi Utara, Lebong - Bengkulu, Kabupaten Way Kanan – Blambangan Umpu - Lampung, serta Tejakula - Bali.
Ke depan, TVRI juga akan menambah pengoperasian pemancar di berbagai kabupaten lainnya pada sejumlah provinsi, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, serta beberapa wilayah di Kalimantan.
Direktur Teknik LPP TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur penyiaran menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat menikmati siaran Piala Dunia dengan kualitas yang baik.
“Saat ini coverage population TVRI sudah mencapai 75,08%. Sebagai lembaga penyiaran publik TVRI memiliki keyakinan, bahwa peningkatan infrastruktur penyiaran merupakan hal yang penting, untuk menghadirkan akses informasi dan hiburan yang merata bagi seluruh masyarakat. TVRI terus berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati siaran piala dunia FIFA World Cup 2026 dengan kualitas baik,” tegas Satriyo dalam rilis yang diterima tvrinews, Senin 9 Maret 2026.
Melalui langkah ini, TVRI ingin memastikan momentum Piala Dunia dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses siaran.
Editor: Redaktur TVRINews
