Penulis: Alfin
TVRINews, Jateng
Suasana penuh kehangatan dan nostalgia menyelimuti kawasan Rawa Pening, Ambarawa, Jawa Tengah, saat Paguyuban Mitra dan Sahabat Mitra 75 Jawa Tengah–DIY menggelar silaturahmi yang mempererat persaudaraan setengah abad alumni Diklat TVRI angkatan 1975. Acara ini menjadi bukti kuatnya ikatan batin yang telah terjalin sejak 50 tahun silam, meski waktu terus berlalu.
Paguyuban Mitra 75 didirikan pada 2010 oleh almarhum Tri Wiyono, mantan Kepala TVRI Yogyakarta, bersama beberapa sahabat lainnya, termasuk Edy Ismoyo, Wignyo Parliyas, Qohar Asmara, Andi Firman, dan Itje Pratama. Nama "Mitra 75" dicetuskan oleh Tri Wiyono, dengan desain logo hasil karya Qohar Asmara dan hymne yang diciptakan oleh Iwan Rachmawan.
“Silaturahmi ini bukan hanya sekedar reuni, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat ikatan batin. Usia boleh bertambah, tetapi semangat persaudaraan kami tetap menyala,” ujar Qohar Asmara, penggagas Paguyuban Mitra 75 Jateng–DIY, Sabtu, 4 Oktober 2025.
Ketua Paguyuban Mitra 75 wilayah Jateng–DIY, H. Sular, mengungkapkan bahwa anggota Mitra 75 kini tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Sumatera.
"Pertemuan di Rawa Pening ini menjadi kelanjutan dari Reuni Emas 50 tahun Diklat TVRI yang kami gelar Agustus lalu di Yogyakarta," ujarnya.
Acara tersebut dipenuhi dengan canda tawa, pertukaran cerita, dan kenangan masa-masa ketika masih aktif di TVRI. Keakraban semakin terasa saat para peserta saling mengenang perjalanan panjang mereka bersama di dunia penyiaran.
Rencananya, reuni Mitra 75 Nasional akan digelar di Jawa Tengah, yang dipercaya menjadi tuan rumah acara tersebut. Selain itu, Jawa Tengah juga akan menerima pataka Mitra 75 sebagai simbol estafet penyelenggaraan reuni berikutnya.
Rawa Pening, dengan segala keindahannya, kembali menjadi saksi bisu persaudaraan yang tidak hanya sebatas temu kangen, tetapi juga perayaan kebersamaan lintas generasi yang terus menyala meski waktu terus berjalan.
Editor: Redaktur TVRINews
