
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (TVRINews/HO-Kemenekraf)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menilai perhelatan fesyen mampu menciptakan sinergi kuat antar pelaku industri kreatif. Salah satu ajang yang diharapkan menjadi pemicu inovasi baru adalah Rhapsody Summit SEDASA 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.
Riefky menegaskan pentingnya menghadirkan wadah kolaboratif yang berkelanjutan bagi subsektor fesyen.
"Kementerian Ekraf hadir untuk memastikan subsektor fesyen memiliki ruang kolaborasi. Melalui kegiatan seperti SEDASA, kita memperkuat jejaring dan membangun ekosistem fesyen nasional secara menyeluruh," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 22 April 2026.
Rhapsody Summit SEDASA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026 di InterContinental Jakarta Pondok Indah. Ajang berskala nasional ini akan memadukan fashion show dan pameran, serta melibatkan 13 brand fesyen ternama Indonesia.
Menurut Riefky, kehadiran ruang pameran dalam acara tersebut menjadi peluang penting bagi desainer untuk memperkenalkan karya sekaligus membuka transaksi langsung dengan pasar. Hal ini dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi kreatif, khususnya di subsektor fesyen.
Sementara itu, Founder SEDASA, Rya Baraba, menyampaikan bahwa acara ini mengusung konsep runway bertema garden yang akan dihadiri sekitar 450 tamu dari kalangan praktisi kreatif hingga pecinta fesyen.
Ia menambahkan, Rhapsody Summit SEDASA 2026 juga akan menjadi momentum pemberian penghargaan kepada tokoh inspiratif di industri fesyen, termasuk menghadirkan desainer Ivan Gunawan serta talenta muda Nabila Misha sebagai penerima Young Visionary Award.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kementerian Ekraf. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan karya yang mendorong regenerasi desainer Indonesia," kata Rya.
Melalui kolaborasi ini, Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem fesyen nasional agar semakin kompetitif di tingkat global. Selain itu, penguatan kualitas dan nilai estetika karya desainer lokal diharapkan dapat memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia.
Editor: Redaktur TVRINews
