
Penulis: Fityan
TVRINews- Malang, Jawa Timur
Kunjungan kerja ke Jawa Timur ini menandai penguatan infrastruktur pendidikan karakter untuk mencetak kader pemimpin bangsa.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Kampus SMA Taruna Nusantara di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 13 Januari 2026.

Kehadiran Kepala Negara di wilayah ini merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas berbasis karakter dan wawasan kebangsaan.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 13.08 WIB dengan menggunakan helikopter kepresidenan AgustaWestland 189 (AW 189).
Setibanya di lapangan pendaratan, Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, disambut oleh barisan siswa-siswi yang telah menantikan kehadirannya.
Dalam prosesi peresmian, didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Presiden Prabowo melakukan penandatanganan prasasti dan pemukulan gong sebagai simbol dibukanya fasilitas pendidikan tersebut secara resmi.

Sekolah yang berlokasi di Desa Gampingan ini merupakan cabang ketiga dari SMA Taruna Nusantara yang berpusat di Magelang, Jawa Tengah.
Ekspansi Pendidikan Karakter
Pembangunan kampus di Malang ini merupakan realisasi dari visi Presiden untuk menduplikasi model pendidikan SMA Taruna Nusantara ke berbagai wilayah di Indonesia.
Sekolah ini dikenal dengan sistem asrama yang mengintegrasikan kecerdasan akademik dengan kedisiplinan tinggi serta pembinaan kepemimpinan.
Sebelum bertolak ke Malang, Presiden Prabowo mengawali rangkaian kunjungan kerjanya dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, termasuk bermalam di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Di Malang, pengamanan ketat telah disiagakan dengan melibatkan sedikitnya 650 personel gabungan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
Kunjungan ini menegaskan prioritas pemerintah dalam menciptakan jaringan lembaga pendidikan unggul yang mampu menghasilkan lulusan kompetitif, baik untuk jalur militer, birokrasi, maupun sektor profesional lainnya di masa depan.
Editor: Redaktur TVRINews
