
Kemenag Usung Tagline "Hajj Ramah Lansia"
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Kementerian Agama Indonesia telah mengambil langkah progresif dengan menerapkan tagline "Hajj Ramah Lansia", sebagai upaya untuk memastikan pengalaman ibadah haji yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan para jemaah lanjut usia.
Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap kenyataan bahwa jumlah jemaah lansia, yang berusia 65 tahun ke atas, melampaui angka 60 ribu orang.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief, mengatakan bahwa konsep Hajj Ramah Lansia akan terus berlanjut, meskipun tagline operasional mungkin mengalami perubahan di tahun-tahun mendatang.
"Haji ramah lansia akan terus berlaku karena secara statistik jemaah lansia terus meningkat. Pada tahun 2030, 2035, 2045 adalah puncak menuanya generasi baby boomers," kata Hilman Latief dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis, 31 Agustus 2023.
Pernyataan tersebut disampaikannya pada saat memberikan sambutan secara virtual pada pembukaan Evaluasi Kinerja Petugas PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi di Bandungan, Semarang, Rabu malam.
Pada tahun ini, presentase jemaah lansia mencapai sekitar 30 persen, namun diperkirakan akan terus meningkat dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang, bahkan mungkin mencapai perbandingan 60:40 atau 70:30.
"Kami mendapat banyak pembelajaran dalam proses penyelenggaraan haji 2023. Ini akan menjadi bahan melakukan perbaikan," ucap Hilman.
Selain itu, Hilman Latief juga menyatakan komitmen untuk terus memperkuat layanan kepada jemaah haji di masa depan.
"Ke depan, kita ingin memperkuat lini layanan kepada jemaah haji," ujar Hilman.
Kemenag juga mencatat pembelajaran berharga dari pelaksanaan ibadah haji tahun ini, yang akan menjadi landasan untuk perbaikan di masa depan. Salah satu fokus utama adalah memperkuat barisan petugas haji Indonesia.
"Kita sedang siapkan simulasi baru untuk penyelenggaraan haji 2024. Kita akan siapkan petugas yang lebih matang secara kualifikasi, mental, knowledge, dan juga keterampilan," jelas Hilman.
Selain itu, dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah lansia, Kemenag berencana mengimplementasikan berbagai inovasi.
"Kita berharap ini menjadi bagian kebijakan kami ke depan. Tahun ini sudah mulai tergambar peta layanan yang harus dioptimalkan. Misalnya, menyiapkan bubur atau layanan katering yang lebih cocok dengan jemaah lansia," tutur Hilman.
Selanjutnya, Dirjen PHU mengapresiasi kinerja petugas haji 2023, baik tim Kementerian Agama, Tim Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, Instansi terkait, serta perwakilan ormas Islam.
Evaluasi kinerja petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dihadiri oleh Kepala Bidang Haji Kanwil Kementerian Agama Provinsi, perwakilan TNI/Polri, Tim Kementerian Kesehatan, dan Ditjen PHU.
Editor: Redaktur TVRINews
