
Mendagri Minta Pemda Dukung Program Ekonomi Kerakyatan Presiden Prabowo
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah, termasuk para sekretaris daerah (sekda), untuk mendukung program ekonomi kerakyatan yang digalakkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Program itu antara lain Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, Swasembada Pangan, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Tito, seluruh inisiatif tersebut sejalan dengan paradigma pembangunan yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.
“Kalau sudah bicara tentang peningkatan hajat hidup rakyat kecil, beliau (Presiden Prabowo) pasti berada di depan,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Program Kopdeskel Merah Putih dan Program Tiga Juta Rumah di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Senin, 27 Oktober 2025.
Tito menegaskan pentingnya peran sekda sebagai penghubung antara kepala daerah dan jajaran di bawahnya untuk memastikan kebijakan ekonomi rakyat bisa dijalankan dengan baik.
Ia juga mengingatkan amanat Pasal 33 UUD 1945 bahwa sumber daya alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Lebih lanjut, Tito berharap program Kopdeskel Merah Putih dapat segera diimplementasikan secara menyeluruh oleh pemerintah daerah.
Ia meyakini koperasi desa dan kelurahan yang dijalankan secara profesional bisa menciptakan efek berantai bagi ekonomi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga menghapus ketergantungan pada tengkulak.
“Koperasi ini juga bisa menjadi sarana menuju sistem keuangan inklusif, agar masyarakat punya akses pada layanan keuangan modern tanpa bergantung pada rentenir atau tengkulak,” ucap Tito.
Kopdeskel Merah Putih nantinya juga akan berperan dalam penyediaan kebutuhan dasar seperti gas, obat-obatan, dan bahan pangan, sekaligus membantu stabilisasi harga beras, jagung, dan komoditas lainnya.
Mendagri pun mengapresiasi daerah-daerah yang sudah mulai membentuk koperasi ini secara badan hukum.
“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan daerah yang sudah mendorong terbentuknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tutur Tito.
Editor: Redaktur TVRINews
