
Kepri Tampil Futuristik di Miss Tourism Indonesia 2026
Penulis: Alfin
TVRINews, Kepri
Provinsi Kepulauan Riau tampil di Miss Tourism Indonesia 2026 dengan misi besar memajukan pariwisata. Ratna Uli Samosir, Miss Grand Tourism Kepulauan Riau 2025, hadir membawa advokasi #RiseAndThriveNowAlways. Misi ini menyerukan Kepri untuk Bangkit (Rise) sebagai kekuatan pariwisata berdaya saing global dan memastikan kemakmuran berkelanjutan (Thrive) Kini dan Selamanya (Now, Always).
Visi ini didukung cetak biru pariwisata dengan kurasi 30 Destinasi Unggulan di seluruh Kepri. Ratna menjelaskan yang sangat terperinci yaitu kurasi 30 destinasi unggulan.
“Provinsi Kepulauan Riau adalah super destination yang menawarkan pengalaman wisata yang holistik dan tak terbatas, menepis stereotip lama tentang pulau-pulau di perbatasan.”
Lima Pilar Strategis Pariwisata Kepri
Pilar I: Medical & Wellness Tourism
Kepri menyasar pasar kesehatan dan gaya hidup kelas atas melalui destinasi retreat mewah seperti The Sanchaya Bintan, Resort Lagoi, dan Nongsa Point Marina & Resort. Fasilitas medis kelas dunia seperti Mayapada Apollo Batam International Hospital dan RS BP Batam mendukung pariwisata kesehatan terintegrasi.
Pilar II: MICE & Modern
Provinsi ini menonjolkan sektor MICE dan atraksi modern. Nongsa Digital Park dan fasilitas MICE unggul menunjukkan kesiapan Kepri sebagai hub teknologi. Atraksi buatan spektakuler seperti Crystal Lagoon, Lagoi Bay, dan Palm Spring Golf & Country Club memperkuat citra futuristik destinasi.
Pilar III: Bahari, Kepulauan, dan Geopark
Keindahan alam Kepri dihadirkan melalui Pulau Bawah, Pulau Ranoh, Pulau Penyu Lingga, Pantai Pelawan, Pantai Trikora, hingga Geopark & Alam Tanjung Batu Alif Natuna. Semua pesona ini dihubungkan oleh Jembatan Barelang, simbol arsitektur provinsi.
Pilar IV: Ekowisata, Kearifan Lokal, dan Seni
Komitmen pada keberlanjutan dan budaya terlihat di Kampung Seni Batam, Hutan Bakau Sungai Sebong, Gurun Pasir Telaga Biru Bintan, Bukit Kursi Lingga, dan Air Terjun Pongkar Karimun. Pilar ini juga mencakup Rumah Arang Batam dan komunitas ekowisata Kampung Tua Bakau Serip Nongsa.
Pilar V: Sejarah, Budaya, dan Religi
Kepri menghidupkan kembali sejarah Melayu dan situs religi, seperti Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat, Masjid Agung Natuna, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batam, serta Vihara Avalokitesvara, Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, dan Monumen Ex-Camp Vietnam di Pulau Galang.
Dengan perpaduan lima pilar dan 30 destinasi, misi ini bukan hanya untuk mahkota, tetapi masa depan provinsi. Kehadiran Ratna Uli Samosir di ajang nasional menjadi peluang mempromosikan pariwisata Kepri ke tingkat nasional dan internasional.
“Dengan mendukung penuh perjuangan ini, kita memastikan Provinsi Kepri, dengan segala potensinya, benar-benar dapat Bangkit dan Makmur, Kini dan Selamanya. Dukung Misi ini! Dukung Pariwisata dan Masa Depan Provinsi Kita!” ajak Ratna.
Editor: Redaktur TVRINews
