
Foto: Dispenal
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jayapura
Tim Pengamanan (PAM) Pelabuhan Kodaeral X TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja di kawasan Pelabuhan Jayapura.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial EL (Exsel Leatemi) yang hendak membawa barang haram tersebut menuju Nabire.
Komitmen TNI AL dalam memberantas peredaran narkoba di jalur laut ini dibuktikan saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang KM Gunung Dempo.
Petugas yang curiga kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan 15 bungkus plastik berisi ganja seberat kurang lebih 200 gram dari tangan tersangka.
Modus Operandi dan Upah Kurir
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka EL diduga berperan sebagai kurir. Ia mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial MW (Mawar Warai) untuk dibawa dari Jayapura menuju Nabire guna diedarkan kembali.
"Tersangka dijanjikan imbalan sebesar Rp7.000.000 oleh pemilik barang jika berhasil mengantarkan ganja tersebut ke tujuan," tulis keterangan resmi TNI AL yang diterima, Selasa, 31 Maret 2026.
Fakta mengejutkan terungkap dalam pendalaman lebih lanjut, di mana tersangka mengaku aksi penyelundupan ini bukan yang pertama kalinya.
EL mengklaim telah melakukan pengiriman ganja dengan pola dan pemberi perintah yang sama sebanyak empat kali sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya pola distribusi narkotika yang terorganisir memanfaatkan transportasi laut.
Komitmen Penegakan Hukum
Selain mengamankan pelaku, petugas menyita seluruh barang bukti berupa 15 bungkus ganja siap edar tersebut. Sebagai tindak lanjut, TNI AL telah menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada Satuan Narkoba Polresta Jayapura untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Keberhasilan ini merupakan wujud nyata kewaspadaan aparat TNI AL di titik-titik rawan penyelundupan. Langkah ini sejalan dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menginstruksikan peningkatan pengawasan di seluruh pelabuhan dan perairan nasional.
TNI AL menegaskan akan terus memperketat pengamanan di jalur distribusi laut guna mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat merusak generasi bangsa, sekaligus mendukung penuh upaya penegakan hukum di wilayah kedaulatan Indonesia.
Editor: Redaksi TVRINews
