
Dok. Kemensos
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat respon cepat penanganan banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan membuka puluhan dapur umum (DU) untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan BNPB serta dukungan TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan.
Saat ini, puluhan dapur umum yang dikelola Kemensos memproduksi 164.588 porsi makanan siap saji setiap hari.
“Kemensos bergerak bersama BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan para relawan. Dapur umum dibuka di berbagai lokasi agar masyarakat bisa segera mendapatkan bantuan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulis, Minggu, 7 Desember 2025.
ACEH: 109.224 Porsi per Hari
Aceh menjadi wilayah dengan kebutuhan tertinggi karena dampak banjir yang meluas. Sebanyak 17 dapur umumberoperasi di tujuh kabupaten/kota dengan total pasokan 109.224 porsi/hari.
Rinciannya:
1. Kabupaten Pidie – 35.592 porsi/hari (4 DU)
* Desa Pu’uk, Kembang Tanjong – 2.040 jiwa
* Desa Dayah, Mutiara – 5.033 jiwa
* Desa Jojo, Mutiara Timur – 3.770 jiwa
* Desa Blang Pandak, Tangse – 1.021 jiwa
2. Kabupaten Pidie Jaya – 35.632 porsi/hari (5 DU)
3. Kabupaten Bireuen – 4.000 porsi/hari (2 DU)
4. Kabupaten Aceh Tamiang – 6.000 porsi/hari (1 DU)
5. Kota Langsa – 4.000 porsi/hari (1 DU)
6. Kota Subulussalam – 15.000 porsi/hari (1 DU)
7. Kabupaten Aceh Tenggara – 9.000 porsi/hari (6 DU)
Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan sembako untuk:
* Aceh Timur: 2.000 paket
* Aceh Utara: 1.000 paket
SUMATERA BARAT: 34.254 Porsi per Hari
Dapur umum di Sumbar tersebar di tiga kabupaten:
1. Pasaman Barat – 2.700 porsi/hari, namun DU telah ditutup sejak 29 November 2025 karena pengungsi sudah kembali ke rumah.
2. Padang Pariaman – 22.095 porsi/hari
3. Kabupaten Agam – 9.459 porsi/hari (5 DU)
SUMATERA UTARA: 21.110 Porsi per Hari
Tiga daerah di Sumut menjadi lokasi dapur umum:
1. Kabupaten Langkat – 8.150 porsi/hari (5 DU)
2. Kabupaten Mandailing Natal – 3.960 porsi/hari (1 DU)
3. Kota Sibolga – 9.000 porsi/hari (1 DU)
Gus Ipul menegaskan bahwa keberadaan dapur umum menjadi salah satu instrumen paling penting dalam memastikan kebutuhan dasar penyintas banjir terpenuhi.
“Kami pastikan tidak ada daerah yang dibiarkan sendiri. Dapur umum menyuplai makanan siap saji, sementara bantuan sembako menjangkau titik yang sulit diakses. Kolaborasi menjadi kunci agar penanganan berlangsung cepat,” tegasnya.
Kemensos menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan dan menambah kapasitas bantuan sesuai kebutuhan hingga situasi kembali normal.
Editor: Redaktur TVRINews
