
Foto: Ilustrasi TVRINews.com
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Volume Penumpang Terminal Kalideres Merosot 29 Persen Saat Arus Mudik 2026
Pergeseran pola mobilitas masyarakat pada musim mudik Idulfitri 1447 H menunjukkan kontras yang signifikan.
Di saat terminal bus antarkota mengalami penurunan jumlah penumpang, volume kendaraan pribadi yang meninggalkan wilayah Jabotabek justru mencatatkan rekor baru.
Data terbaru dari Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres, Jakarta Barat, menunjukkan angka keberangkatan sebanyak 16.685 orang dalam kurun waktu delapan hari terakhir (13–20 Maret 2026). Angka ini merepresentasikan penurunan tajam dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Pada Rilis Resmi AKAP Kalideras, terdapat data penyusutan minat pemudik yang menggunakan jasa transportasi bus di wilayahnya tahun ini.
"Jumlah pemudik tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Penurunan itu berkisar sebanyak 29%," jelas Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, Minggu 22 Maret 2026.
Berdasarkan rincian data otoritas terminal, puncak arus mudik di Kalideres terjadi pada H-3 dengan keberangkatan 3.653 penumpang. Kondisi ini jauh di bawah capaian tahun 2025, di mana pada hari puncak yang sama, jumlah penumpang mampu menembus angka 6.115 orang. Secara akumulatif, terdapat selisih hingga 6.830 penumpang yang hilang dari layanan bus tahun ini.
Dominasi Kendaraan Pribadi
Berbanding terbalik dengan sektor transportasi publik bus, jalur bebas hambatan justru dipadati oleh jutaan kendaraan pribadi. Data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan lonjakan arus lalu lintas yang keluar dari Jabotabek mencapai 1,81 juta kendaraan selama periode H-10 hingga H-1.
Realisasi tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 25,5% dari volume lalu lintas normal, sekaligus menandai pergerakan masif masyarakat menggunakan kendaraan roda empat pribadi.
Arah Timur Tetap Menjadi Primadona
Distribusi arus mudik tahun ini tetap didominasi oleh pergerakan menuju arah timur atau jalur Trans Jawa dan Bandung, yang mencakup 54,7% dari total volume kendaraan (sekitar 989.628 unit). Jalur menuju Merak (Barat) menyusul dengan porsi 25,7%, sementara 19,6% sisanya bergerak ke arah Puncak (Selatan).
Lonjakan paling drastis terpantau di Gerbang Tol Cikampek Utama sebagai pintu masuk utama jalur Trans Jawa. Tercatat kenaikan hingga 131,9% dibandingkan hari biasa dengan total 661.258 kendaraan yang melintas.
Sebaliknya, arus menuju Merak justru terpantau mengalami penurunan tipis sebesar 4,2%, menandakan adanya perubahan titik fokus kepadatan pemudik pada libur lebaran kali ini.
Editor: Redaktur TVRINews
