
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Batam
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2026/2577 yang diselenggarakan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Batam, Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Menko AHY menyampaikan rasa bahagia dapat merayakan Tahun Baru Imlek di Batam untuk pertama kalinya. Ia mengapresiasi suasana kebersamaan, pertunjukan budaya, serta semangat persatuan yang tercermin dalam perayaan Imlek Nusantara yang mengedepankan harmoni dan keberagaman.
“Batam sejak dulu dikenal sebagai kota multikultural, tempat bertemunya berbagai suku, agama, ras, etnis, dan budaya. Semuanya hidup rukun, bersatu, dan saling menghormati. Inilah wajah Indonesia, miniatur kebinekaan yang patut kita jaga bersama,” ujar Menko AHY dalam keterangannya, Selasa 17 Februari 2026.
Menko AHY menegaskan tidak semua bangsa memiliki kekuatan persatuan dalam keberagaman seperti Indonesia. Momentum perayaan Imlek bukan hanya simbol pergantian tahun, melainkan juga penguatan semangat persatuan untuk mewujudkan Indonesia Emas.
Mengangkat tema Harmoni Imlek Nusantara, Menko AHY mengajak seluruh elemen masyarakat terus menumbuhkan semangat kebersamaan dari Aceh hingga Papua, dari 38 provinsi, ratusan kabupaten/kota, hingga ribuan pulau di seluruh Indonesia.
Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menko AHY menegaskan komitmen pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan.
“Pembangunan infrastruktur harus benar-benar meningkatkan pertumbuhan ekonomi, konektivitas antarwilayah, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air, termasuk di Batam,” tegasnya.
Menko AHY menilai Batam memiliki posisi strategis sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan status kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ), Batam sejak awal dirancang menjadi gerbang ekonomi Indonesia di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
Ia juga mengingatkan perencanaan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlepas dari peran para pendiri, termasuk B. J. Habibie, yang merancang Batam sebagai jendela ekonomi Indonesia di kawasan regional.
“Pertumbuhan ekonomi yang sudah baik harus terus kita kawal dan tingkatkan. Namun yang lebih penting adalah pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujar Menko AHY.
Pada kesempatan tersebut, Menko AHY turut mengapresiasi peran strategis komunitas Tionghoa, khususnya melalui PSMTI, dalam dunia usaha dan industri yang berkontribusi membuka lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian daerah.
Ia juga menyambut komitmen Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam membangun infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, Menko AHY berharap Tahun Baru Imlek 2577 yang dilambangkan sebagai Tahun Kuda Api membawa semangat, energi, keberanian, dan tekad untuk terus melakukan transformasi menuju bangsa yang lebih baik.
“Semoga tahun ini membawa kekuatan, keberanian, dan semangat perubahan, dimulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian masyarakat, bangsa, dan negara. Selamat Tahun Baru Imlek 2577,” pungkas Menko AHY.
Editor: Redaksi TVRINews
