TVRINews, Jakarta
Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menghadirkan layanan paspor mobile di kawasan Car Free Day (CFD) dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pada pelaksanaan kali ini, kuota pelayanan bahkan ditingkatkan menjadi 50 pemohon.
Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Eko Budianto mengatakan, peningkatan kuota dilakukan karena tingginya minat masyarakat memanfaatkan layanan paspor di hari libur.

(Foto: Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imipas, Eko Budianto (TVRINews/Krisafika Taraisya))
"Di dua minggu kemarin kita masih berkisar layanan 30, namun pada saat ini layanan kita sudah mencapai 50 pemohon," ujar Eko kepada wartawan termasuk tvrinews.com, di jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, pembatasan kuota dilakukan menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan CFD yang berakhir pukul 10.00 WIB. Setelah kegiatan CFD selesai, pelayanan paspor juga ikut ditutup.
"Ini Momen CFD, jadi ketika selesai CFD, kita juga selesai. Jadi memang jam 10 batas waktunya," terangnya.
Layanan paspor CFD ini merupakan bagian dari implementasi 15 program Kementerian Imipas, khususnya peningkatan layanan imigrasi berbasis digital dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kemudian Eko menjelaskan, layanan mobile di CFD dihadirkan untuk mempermudah masyarakat yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja karena kesibukan pekerjaan maupun aktivitas usaha.
"Karena kita ketahui bersama bahwa masyarakat di hari kerja tentu banyak kesibukan dalam aktivitas usaha dan kerjanya. Maka dari itu kita melihat satu animo masyarakat, kita buka layanan di hari libur," ucapnya.
Pelayanan paspor CFD kali ini difasilitasi di Wisma Keiai dan menjadi pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di kawasan HI dan Rasuna Said.

(Foto: TVRINews/Krisafika Taraisya Subagio)
Ditjen Imigrasi juga memastikan layanan serupa akan terus digelar secara konsisten setiap pekan. Bahkan, program tersebut tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga mulai diterapkan di sejumlah daerah lain yang memiliki kegiatan CFD.
Lebih lanjut, Eko menyebut beberapa wilayah yang telah menghadirkan layanan serupa antara lain Jakarta, Depok, Surabaya, hingga Jakarta Utara. Sementara daerah lain masih dalam tahap persiapan menghadirkan inovasi pelayanan masing-masing.
"Kalau melihat dari animonya, sebenarnya cukup tinggi, karena banyak masyarakat yang menanyakan layanan," imbuhnya.
Mayoritas masyarakat yang memanfaatkan layanan CFD diketahui mengurus penggantian atau perpanjangan paspor. Proses pelayanan pun tetap sama seperti di kantor imigrasi, baik melalui aplikasi M-Paspor maupun layanan walk-in, hanya berbeda pada waktu pelaksanaannya. Adapun informasi terkait layanan paspor mobile CFD dapat diakses melalui website resmi Ditjen Imigrasi.










