
Foto: Ilustrasi
Penulis: Fityan
TVRINews - Jakarta
Pemerintah terapkan skema One Way, Contraflow, dan Ganjil-Genap guna urai kepadatan arus mudik serta balik.
Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Bersama (SKB) tiga instansi Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian PU resmi menetapkan skema rekayasa lalu lintas untuk periode Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.
Langkah strategis ini diambil guna menjamin kelancaran volume kendaraan yang diprediksi akan meningkat signifikan pada puncak arus mudik dan balik.
Berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Komunikasi Pemerintah, terdapat tiga skema utama yang akan diberlakukan secara situasional maupun terjadwal, yakni sistem satu arah (One Way), lawan arus terbatas (Contraflow), serta pembatasan plat nomor Ganjil-Genap.
Manajemen Arus Mudik
Rekayasa akan dimulai serentak pada 17 Maret 2026. Untuk sistem One Way, jalur akan dibuka mulai dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang-Solo.
"Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian PU," tulis keterangan resmi pemerintah dalam rilis visualnya.
Berikut adalah rincian jadwal krusial bagi para pemudik:
• One Way: Dimulai 17 Maret (pukul 12.00) hingga 20 Maret (pukul 24.00).
• Ganjil-Genap : Diberlakukan di Tol Karawang Barat KM 47 hingga Kalikangkung KM 414 pada periode yang sama.
• Contraflow : Tersedia di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 hingga KM 70 dengan jadwal tambahan pada 21 dan 22 Maret untuk mengantisipasi sisa gelombang kendaraan.
Strategi Arus Balik
Untuk fase arus balik, konsentrasi pengamanan akan difokuskan pada kendaraan yang menuju arah Jakarta. Sistem One Way akan membalikkan arus dari KM 421 Semarang-Solo kembali ke KM 70 Jakarta-Cikampek yang dijadwalkan pada 23 Maret hingga 29 Maret 2026.
Selain jalur utama Trans-Jawa, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada jalur penyangga. Di Tol Jagorawi (KM 21 hingga KM 8), skema Contraflow akan diterapkan pada 24 Maret dan 29 Maret pukul 14.00–19.00 WIB untuk mencegah penguncian arus di gerbang masuk ibu kota.
Himbauan bagi Pengguna Jalan
Otoritas terkait menekankan pentingnya kepatuhan terhadap jadwal Ganjil-Genap, khususnya di ruas Tol Tangerang-Merak KM 31 hingga KM 98, yang menjadi titik vital penyeberangan antar pulau.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui saluran resmi dan memastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kemacetan panjang dan meningkatkan rasio keselamatan di jalan raya selama perayaan hari raya.
Editor: Redaksi TVRINews
