
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Parigi Moutong
Siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Desa Bainaa Barat, Sulawesi Tengah, yang sempat viral karena harus berenang menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah, kini dapat bernapas lega. Sebuah jembatan penyeberangan tengah dibangun agar para pelajar dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Kabar baik tersebut dibagikan oleh Muh. Najib, guru dari murid-murid tersebut, melalui unggahan di akun media sosial pribadinya. Pembangunan jembatan ini berlokasi di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.

"Alhamdulillah jembatan untuk siswa kami sudah dibangun," kata Najib seperti dikutip pada Jumat 10 April 2026.
Sebelum adanya pembangunan ini, Najib mengungkapkan bahwa murid-muridnya sering merasa waswas saat belajar, terutama ketika hujan deras turun. Mereka khawatir debit air sungai meningkat drastis sehingga tidak bisa menyeberang untuk pulang ke rumah.

Dalam dokumentasi yang dibagikan, terlihat para pelajar SD harus bersusah payah menembus arus sungai saat permukaan air naik. Kini, proses pembangunan telah dimulai dengan melibatkan personel TNI yang bergotong royong bersama warga setempat. Kerja bakti tersebut meliputi penggalian fondasi hingga pemasangan tali jembatan.
Najib menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah terhadap akses pendidikan di daerah terpencil.
"Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pembayar pajak, pemerintah pusat hingga daerah, Pak Wawan dan tim dari TNI, pemerintah dan warga desa," tulis Najib.
Editor: Redaksi TVRINews
