
Indonesia Tegaskan Komitmen Pariwisata Berkelanjutan di G20
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Afrika Selatan
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama antarnegara G20 dalam membangun pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh.
Dalam rangkaian G20 Tourism Ministers’ Meeting di Mpumalanga, Afrika Selatan, Ni Luh Puspa menyampaikan Indonesia hadir aktif dalam forum tersebut untuk mendorong agenda global yang relevan dengan pembangunan pariwisata tanah air.
"Indonesia dalam hal ini Kementerian Pariwisata berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata bersama negara-negara G20 serta meningkatkan dan mempererat hubungan kerja sama antarnegara. Utamanya terkait dengan pariwisata sesuai poin output dalam Presidensi G20 Afrika Selatan," ujar Ni Luh dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Minggu, 14 September 2025.
Forum ini menghasilkan Mpumalanga Declaration, sebuah kesepakatan penting tentang pariwisata global yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh. Indonesia, kata Ni Luh, menegaskan dukungan penuh terhadap deklarasi tersebut.
“Dengan mendukung Deklarasi Mpumalanga, Indonesia menegaskan komitmen untuk berkolaborasi bersama negara-negara G20 dan mitra internasional agar sektor pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang adil, ramah lingkungan, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucap Ni Luh.
Indonesia mendorong empat fokus utama dalam deklarasi ini, yakni, inovasi digital untuk start-up dan UMKM pariwisata, pembiayaan dan investasi pariwisata yang adil dan berkelanjutan, konektivitas udara lintas negara, dan penguatan resiliensi sektor pariwisata.
“Khusus untuk pilar pembiayaan dan investasi, Indonesia menekankan pentingnya akses pembiayaan bagi negara berkembang, penerapan kriteria keberlanjutan dalam pendanaan, serta kemitraan sektor publik dan swasta,” tutur Ni Luh.
Selain mengikuti forum utama, Ni Luh Puspa juga melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara, di antaranya Jepang, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, dan Brazil.
Pertemuan itu membahas peluang kerja sama dan investasi pariwisata, sekaligus mempromosikan 5 Destinasi Pariwisata Prioritas (Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang) serta 10 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
“Sebagai anggota G20, Indonesia berkomitmen mendukung upaya kolektif memperkuat peran pariwisata dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan, tangguh, dan inklusif,” tutur Ni Luh.
Editor: Redaktur TVRINews
