
Foto: Ilustrasi TVRINews.com
Penulis: Fityan
TVRINews- Jakarta
Petugas perketat pengawasan jalur dan kantong parkir di berbagai titik keramaian.
Korps Lalu Lintas (Korpslantas) Polri secara resmi mengalihkan fokus pengamanan pada pergerakan masyarakat di wilayah aglomerasi atau yang dikenal dengan istilah mudik lokal. Langkah ini diambil guna menjaga kelancaran lalu lintas pasca-puncak Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus, pada Lama resminya yang dirilis Minggu 22 Maret 2026, menyatakan bahwa konsentrasi personel saat ini tertuju pada titik-titik krusial di wilayah penyangga kota-kota besar.
Menurutnya, dinamika mobilitas pada H+1 Lebaran cenderung bergeser dari jalur trans-nasional menuju jalur antarkota yang saling terhubung.
"Antisipasi setelah H+1 Lebaran, tentunya nanti aglomerasi dari Solo Raya, Semarang Raya, termasuk Jabodetabek, Bali, Malang Raya, ini sudah kita antisipasi," ujar Irjen Pol. Agus
Kesiagaan Personel di Pos Terpadu
Dalam implementasinya, Polri memastikan bahwa seluruh petugas tetap bersiaga di pos pengamanan dan pelayanan yang telah tersebar di bawah koordinasi Polda setempat.
Pengawasan ketat tetap dilakukan baik bagi warga yang melakukan silaturahmi lokal maupun mereka yang masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Irjen Pol. Agus menekankan pentingnya konsistensi petugas di lapangan guna memantau arus kendaraan yang masuk dan keluar dari wilayah-wilayah padat penduduk.
"Oleh sebab itu kami mengharapkan seluruh petugas tetap standby untuk memantau perjalanan, baik itu mudik lokal termasuk juga mudik yang dari Jakarta ke Jawa Tengah, Jawa Timur, pada saat di sana bersilaturahmi," tambahnya.
Manajemen Arus di Kawasan Wisata
Selain fokus pada mobilitas antarwilayah, otoritas kepolisian juga menaruh perhatian besar pada akses menuju destinasi wisata.
Mitigasi kemacetan dilakukan melalui pengelolaan jalur, ketersediaan kantong parkir, hingga aspek keamanan menyeluruh di titik-titik keramaian.
Irjen Pol. Agus mengeklaim bahwa berdasarkan evaluasi tahunan, kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas pada tahun ini telah mengalami peningkatan signifikan.
“Ini dari tahun ke tahun kita kelola terus, sehingga tahun ini cukup siap. Hampir semua tempat wisata sudah kita kelola dengan baik,” tutupnya.
Strategi ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan mengurai kepadatan volume kendaraan, mengingat periode libur Lebaran kali ini bertepatan dengan lonjakan kunjungan wisatawan domestik di berbagai daerah.
Editor: Redaktur TVRINews
