
Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan pekan kedua Februari 2026 untuk memperkuat program gizi nasional, meluncurkan stimulus ekonomi jelang Ramadan dan Idulfitri, serta mempercepat pembangunan kampung nelayan dan rehabilitasi pascabencana di Sumatra. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4–5,6 persen pada 2026 setelah capaian 5,11 persen pada 2025.
Langkah strategis tersebut disampaikan dalam sejumlah agenda resmi pada 9–14 Februari 2026, sebagaimana dirangkum dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Presiden edisi “Catatan Sepekan”.
Target Pertumbuhan 5,6 Persen
Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar Danantara pada Jumat, 13 Februari 2026, Presiden memaparkan arah kebijakan ekonomi tahun ini. Fokus diarahkan pada penguatan sektor pertanian, manufaktur, digital, dan energi.

Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
"Tugas dan tanggung jawab setiap pemerintah di setiap negara, di seluruh dunia, adalah untuk bekerja, berjuang, untuk memberi kehidupan yang layak bagi rakyatnya." Presiden RI Prabowo Subianto, pada Indonesia Economic Outlook 2026, 13 Februari 2026.
Presiden juga menegaskan komitmen pengelolaan kekayaan dan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat serta dukungan terhadap program prioritas yang mendorong kesejahteraan lapisan terbawah.
*Resmikan 1.072 SPPG dan Gudang Pangan Polri*
Masih pada Jumat, 13 Februari 2026, Presiden meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 18 gudang ketahanan pangan, serta peletakan batu pertama pembangunan 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia. Peresmian dipusatkan di SPPG Polri Palmerah, Jakarta.
Program Makan Bergizi Gratis saat ini telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat. Presiden menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polri dalam mendukung pemenuhan gizi nasional. Program gizi dan penguatan ketahanan pangan disebut sebagai fondasi keberlanjutan peradaban bangsa.
Stimulus Ekonomi Rp11,92 Triliun
Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, pemerintah meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 pada Selasa, 10 Februari 2026. Paket ini mencakup diskon tarif transportasi darat, laut, penyeberangan, dan udara dengan dukungan anggaran sekitar Rp911,16 miliar dari APBN dan non-APBN.

Foto: BPMI Setpres/Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet
Selain itu, diterapkan kebijakan work from anywhere selama lima hari serta penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng bagi 35,04 juta keluarga penerima manfaat dengan estimasi anggaran Rp11,92 triliun. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.
Progres Rehabilitasi Sumatra
.
Foto: BPMI Setpres/Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet
Dua bulan penanganan pascabencana di Sumatra menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak 5.500 unit hunian selesai dibangun, 98 jembatan rampung, dan 99 ruas jalan nasional kembali berfungsi. Sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas kembali melayani masyarakat. Kegiatan belajar-mengajar di hampir seluruh sekolah telah berjalan, sementara pasar dan rantai ekonomi berangsur pulih.
Penyaluran dana ke pemerintah daerah dan warga terdampak terus dipercepat. Ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau juga dijaga.
Percepatan Kampung Nelayan

Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Pada Kamis, 12 Februari 2026, Presiden memimpin rapat terbatas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Tahap pertama di 65 titik telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan segera rampung.
Pemerintah menyiapkan ekosistem perikanan terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk penguatan industri galangan kapal. Program ini diarahkan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Terima Delegasi Pakistan dan Pengusaha Nasional

Foto: Rizky Irmansyah/Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet
Presiden juga menerima delegasi Republik Islam Pakistan pada 12 Februari 2026 untuk membahas penguatan kerja sama strategis, termasuk investasi dan kerja sama multilateral. Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menyoroti kedekatan historis kedua negara serta mendukung Keketuaan Indonesia di Developing Eight dan penyelenggaraan KTT D8 di Jakarta pada April mendatang.
Audiensi dengan pengusaha nasional digelar pada 9 dan 10 Februari 2026, termasuk dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Presiden menekankan semangat Indonesia Incorporated guna memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan inklusif.
Arahan Rapim TNI-Polri dan Silaturahmi Ramadan

Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Pada Rapim TNI-Polri 2026, 9 Februari 2026, Presiden memberikan arahan untuk memperkuat sinergi pertahanan dan keamanan serta menjaga persatuan internal.
Menjelang Ramadan dan libur Imlek, Presiden bersilaturahmi dengan pegawai Kantor Sekretariat Kabinet pada Jumat, 13 Februari 2026. Pertemuan singkat tersebut menjadi ajang saling bermaafan sebelum memasuki bulan puasa.
Akun Instagram Sekretariat Presiden menulis, "Minggu waktunya Catatan Sepekan Catatan dibaca untuk menambah pengetahuan Jelang memasuki bulan Ramadan Mari suci kan hati dan saling bermaafan," tulis seskab dalam akun tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
