Penulis: Tri Febriana
TVRINews, Jakarta
KTT ASEAN 2023 secara resmi telah dibuka oleh presiden Joko Widodo. Pada KTT ASEAN 2023 ini Myanmar absen atau tidak hadir. Menanggapi hal ini, Kepala Staf Kepresiden, Moeldoko saat meninjau media center KTT ASEAN 2023 menuturkan untuk alasan konkritnya hanya menteri luar negeri, Retno Marsudi yang mengetahuinya.
"Myanmar nanti dari Bu Menlu secara konkritnya ya tidak hadir," tuturnya.
Moeldoko juga menanggapi ketidakhadiran Myanmar tidak mengganggu jalannya pertemuan KTT ASEAN 2023.
"KTT tetap jalan. ASEAN ini bukan berarti perbedaan bagian dari perpecahan, perbedaan justru wajar dalam area demokrasi, tetap bertumbuh sebagai mana mestinya," ujarnya.
Moeldoko juga menyampaikan KTT ASEAN ini memiliki kesepakatan menjadikan pusat pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Presiden Jokowi: Jangan Jadikan ASEAN Sebagai Arena Rivalitas
"Intinya saya mohon karena ini ada dua pertanyaan, apakah ASEAN masih tetap utuh, tolong media berikan informasi kepada masyarakat luas, ASEAN merupakan wadah yang utuh, ASEAN punya kesepakatan menjadikan pusat pertumbuhan ekonomi, epicentrum of growth," tuturnya.
Moeldoko juga menambahkan kehadiran negara negara plus diharapkan dapat memperkuat sisi ekonomi untuk bersama membangun kawasan yang adil, sejahtera dan seimbang.
Editor: Rina Hapsari
