
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Lebih dari 100 tindakan MICS-CABG sukses dilakukan dengan pendekatan pemulihan cepat.
RS Mitra Keluarga Kelapa Gading mencatat pencapaian lebih dari 100 tindakan bedah jantung minimal invasif atau Minimally Invasive Coronary Artery Bypass Grafting (MICS-CABG) dalam kurun waktu kurang dari 10 bulan. Pencapaian tersebut ditandai melalui acara inaugurasi bertajuk 100 Nyawa, 100 Denyut.
Keberhasilan ini menempatkan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading sebagai salah satu pusat layanan bedah jantung minimal invasif terdepan di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan jantung modern yang aman, presisi, dan berorientasi pada pemulihan cepat.
Direktur RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr. Ronald Reagan mengatakan pencapaian tersebut tidak hanya bermakna secara statistik, melainkan berdampak langsung pada kualitas hidup pasien.
“Bukan tentang angka 100, melainkan 100 kehidupan yang mendapatkan kesempatan kedua dan 100 keluarga yang kembali lengkap,” ujar Ronald dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.
Ia menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin, mulai dari dokter, perawat, tenaga medis penunjang, hingga tim pelayanan pasien.
Tantangan Layanan Bedah Jantung Nasional
Di tengah tingginya angka penyakit jantung di Indonesia, akses terhadap layanan bedah jantung masih belum merata.
Hingga akhir 2022, hanya sembilan provinsi yang memiliki kemampuan melakukan operasi bypass jantung, sehingga antrean pasien kerap memanjang hingga berbulan-bulan.
Dalam konteks tersebut, pencapaian RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dinilai sejalan dengan target nasional untuk memperluas akses layanan jantung berkualitas di berbagai daerah.
Peluncuran Program MICRO™
Pada kesempatan yang sama, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading juga meluncurkan program unggulan MICRO™ (Minimal Invasive Cardiac Surgery with Rapid Recovery). Program ini mengintegrasikan teknik sayatan minimal, teknologi modern, visualisasi presisi tinggi, serta protokol pemulihan cepat.
Program MICRO™ dirancang untuk meminimalkan trauma operasi, memperpendek masa rawat inap, mengurangi nyeri, dan menurunkan risiko komplikasi pascaoperasi.
Perluasan Layanan dan Transparansi Biaya
Sementara itu, Chief Operational Officer Mitra Keluarga Group, dr. Christina Dian Anggraeni menyatakan pencapaian ini memperkuat keyakinan bahwa masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan bedah jantung berstandar internasional tanpa harus berobat ke luar negeri.
“Ke depannya, RS Mitra Keluarga terus berupaya membawa layanan unggulan ke lebih banyak kota. Pencapaian 100 operasi minimal invasif ini memperkuat keyakinan bahwa masyarakat Indonesia dapat memperoleh layanan bedah jantung berkelas dunia tanpa perlu ke luar negeri," katanya.
Sebagai bagian dari transparansi layanan, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading juga memperkenalkan kebijakan harga tambahan sebesar Rp199.999.000 untuk layanan bedah jantung dengan protokol MICRO™, guna mendukung penerapan teknologi medis, keselamatan pasien, serta perawatan intensif pascaoperasi.
Editor: Redaktur TVRINews
