
Menteri PKP, Maruarar Sirait (TVRINews/HO-Kementerian PKP)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Bandung
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mendorong penguatan kolaborasi antara program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan Maruarar dalam kegiatan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Bupati Bandung Dadang Supriatna, Senin, 13 April 2026.
Menurut Maruarar, penyediaan hunian tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Pemerintah, lanjut Maruarar, terus mendorong integrasi berbagai program pembiayaan agar masyarakat tidak hanya memiliki rumah, tetapi juga memiliki kemampuan ekonomi yang lebih kuat.
"Perumahan dan ekonomi rakyat harus berjalan bersama. Kita ingin masyarakat tidak hanya punya rumah, tapi juga mampu memperkuat ekonominya," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 14 April 2026.
Ia menjelaskan, integrasi program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan.
Selain itu, sinergi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) juga diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha kecil.
Kemudian, Maruarar menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Dengan dukungan berbagai pihak, program perumahan diyakini dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap perekonomian nasional.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi berbagai program Kementerian PKP seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), KUR Perumahan, serta rumah susun (rusun) subsidi yang dinilai sangat dibutuhkan di wilayahnya.
Dukungan juga datang dari DPR RI. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan komitmen parlemen untuk mendukung program PKP, termasuk KUR Perumahan yang dinilai berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 8 persen.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, pemerintah berharap program perumahan tidak hanya menjawab kebutuhan hunian, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.
Editor: Redaksi TVRINews
