
Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Youtube Setpres)
Penulis: Fityan
TVRINews – Magelang, Jawa Tengah
Resmikan Pabrik Kendaraan Komersial Berbasis Listrik, Presiden Bantah Narasi Resesi dan Proyeksikan Kejutan Global
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui hilirisasi industri hijau.
Saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis 9 April, Kepala Negara menepis berbagai sentimen pesimis mengenai masa depan ekonomi Indonesia.
Presiden menyatakan bahwa indikator pertumbuhan saat ini merupakan bukti nyata bahwa Indonesia tengah bergerak menuju kemandirian industri, khususnya di sektor energi terbarukan.
Menepis Narasi Negatif
Dalam pidatonya yang lugas namun penuh metafora, Prabowo menyoroti adanya pihak-pihak yang masih meragukan prospek ekonomi domestik.
Beliau secara khusus menyindir narasi "Indonesia Gelap" yang kerap muncul di ruang publik, dengan menyebut bahwa pandangan tersebut lebih mencerminkan ketidaksiapan mental dibandingkan realitas data ekonomi.
"Bagi generasi muda, masa depan kita sangat cerah. Jika ada yang menyebut Indonesia gelap, mungkin penglihatan mereka yang bermasalah," ujar Presiden yang disambut tawa para hadirin.
Ia melanjutkan dengan nada kelakar yang sarat makna bahwa penilaian negatif tersebut seringkali berakar dari cara pandang yang tidak tulus terhadap kemajuan bangsa.
"Kalau hatinya tidak tulus dan matanya buram, ya Indonesia terlihat gelap. Faktanya, Indonesia sangat cerah," tegasnya.
Raksasa yang Terbangun
Secara makro, Prabowo meyakini bahwa tahun depan akan menjadi titik balik bagi posisi tawar Indonesia di pasar internasional.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan transisi energi yang terukur seperti yang ditunjukkan melalui peresmian pabrik kendaraan listrik tersebut—Indonesia siap memberikan dampak signifikan pada rantai pasok global.
Dalam ulasan ekonominya, Presiden menggunakan istilah "Raksasa yang Bangkit" untuk menggambarkan posisi Indonesia saat ini.
"Kita semakin kuat. Pertumbuhan kita baik. Tahun depan kita akan memberikan kejutan bagi dunia. Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up. We will not be anymore the sleeping giant. We are rising," pungkasnya.
Langkah Presiden meresmikan pabrik kendaraan listrik di tengah situasi geopolitik global yang dinamis menunjukkan arah kebijakan ekonomi yang fokus pada keberlanjutan dan teknologi tinggi.
Kepercayaan diri yang ditunjukkan Kepala Negara merupakan upaya untuk menjaga sentimen positif pasar dan menarik investasi asing di sektor manufaktur bersih.
Melalui pendekatan ini, pemerintah tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan bahwa struktur ekonomi masa depan didorong oleh inovasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal di sektor-sektor strategis.
Editor: Redaktur TVRINews
