
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Kementerian Sosial (Kemensos) siap berperan serta dalam penanganan dampak kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang (PLB 5568A), Senin, 27 April 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan dukungan difokuskan pada pendampingan keluarga korban melalui asesmen menyeluruh serta mengidentifikasi kebutuhan keluarga korban agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Untuk korban kecelakaan, tentu kami akan melakukan assess kepada keluarga-keluarga korban. Jika ada yang membutuhkan pendampingan, dukungan, maupun pemberdayaan, akan kami bantu sesuai kebutuhan,” ujar Gus Ipul, Rabu, 29 April 2026.
Untuk santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia, umumnya telah ditangani melalui mekanisme asuransi yang berlaku. Kemensos memastikan negara tetap hadir memberikan dukungan tambahan bagi keluarga korban.
“Untuk santunan kepada ahli waris biasanya sudah ada mekanismenya melalui asuransi. Tetapi bagi keluarga korban, insya Allah akan kami berikan dukungan berdasarkan hasil asessmen,” ucap Gus Ipul.
Selain penanganan kedaruratan, Gus Ipul juga menegaskan komitmen Kemensos dalam menjaga akuntabilitas anggaran.
Editor: Redaksi TVRINews
