
Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden PEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) (Foto: @sekretariat.kabinet)
Penulis: Fityan
TVRINews-Abu Dhabi
Indonesia dan PEA Perkuat Kerja Sama Strategis dalam Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sambutan istimewa dalam kunjungan kenegaraan ke Uni Emirat Arab (PEA) pada Kamis 26 Februari 2026.
Dalam sebuah momentum langka, Presiden PEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) menghadirkan enam pemimpin (Rulers) Emirat lainnya untuk menyambut Presiden Prabowo di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi.

Pertemuan ini menjadi sangat signifikan karena mempertemukan seluruh pimpinan tertinggi dari tujuh wilayah Emirat, yakni Abu Dhabi, Dubai, Sharjah, Ajman, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah.
Secara tradisi, pertemuan lengkap tujuh pemimpin ini merupakan agenda eksklusif yang biasanya hanya digelar satu kali dalam setahun.
Simbol Keharmonisan dan Penghormatan Tinggi

Kehadiran Presiden Prabowo di tengah lingkaran tujuh pemimpin Emirat tersebut mencerminkan kedekatan personal dan diplomasi tingkat tinggi antara Jakarta dan Abu Dhabi.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, dimulai dengan diskusi hangat, diikuti dengan prosesi iftar atau buka puasa bersama, serta diakhiri dengan salat Magrib berjemaah.
Puncak dari kunjungan ini adalah pertemuan empat mata (tête-à-tête) antara Presiden Prabowo dan Sheikh MBZ yang berlangsung selama lebih dari satu jam.
Fokus utama pembicaraan tersebut adalah memperdalam peta jalan kerja sama ekonomi dan ketahanan energi.
"Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang," demikian pernyataan resmi terkait hasil diskusi strategis tersebut.
Investasi dan Masa Depan Ekonomi

(Momen akrab Presiden Prabowo dengan , Presiden PEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) (Foto: @sekretariat.kabinet))
Dalam diskusi bilateral tersebut, kedua pemimpin sepakat pada dua poin utama:
1. Sektor Energi : Penguatan kerja sama transisi energi dan pengembangan kemitraan ekonomi masa depan.
2. Ekspansi Investasi : Komitmen PEA untuk meningkatkan volume investasi mereka di berbagai proyek strategis di Indonesia.
Kunjungan ini bertepatan dengan perayaan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.
Setengah abad kemitraan ini dipandang sebagai fondasi kokoh untuk memulai babak baru kerja sama yang lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua negara.
Dalam kunjungan resmi ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha.
Editor: Redaksi TVRINews
