Penulis: Amiruddin
TVRINews, Parepare
Warga di Kota Parepare, Sulawesi selatan mengaku hingga saat ini masih sulit mendapatkan atau membeli gas elpiji berukuran 3 kilogram (kg).
Seperti yang diungkapkan salah seorang warga, Triayana, mengaku sudah hampir sebulan kelangkaan gas elpiji 3 kg terjadi di Kota Parepare. Untuk mendapatkan gas tersebut harus menunggu berhari-hari di pangkalan gas elpiji.
"Langka sekali, sudah hampir sebulan kita begini terus menunggu berhari-hari untuk bisa mendapatkan gas 3 kg," keluhnya. Kepada awak media saat sedang menunggu antrean gas elpiji 3 kg. Kamis, 13 Juli 2023.
Baca juga: Cari Sosok S Pengembali Rp27 M, Kejagung Geledah Kantor Maqdir Ismail
Sementara itu Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, pihaknya menjamin ketersediaan LPG dengan menambah pasokan LPG 3 kg untuk wilayah Sulawesi Selatan dengan tetap memperhatikan kuota per masing masing wilayah agar tidak over di tahun 2023 ini.
Hal itu disampaikan Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw, melalui pres rilisnya dalam rangka mendukung penuh kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2023, yang mengusung tema “Kota Kita Maju, Indonesia Kita Kuat” diselenggarakan di Kota Makassar pada tanggal 10-14 Juli 2023 tersebut. Pihaknya memastikan ketersediaan BBM dan LPG aman.
“Sebagai antisipasi prediksi peningkatan penggunaan LPG kami telah menambah pasokan LPG 3 Kg dengan memberikan tambahan alokasi fakultatif di 15 kota/kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 119.000 tabung” ungkapnya.
Meski begitu, warga juga berharap peningkatan pengawasan pendistribusian gas elpiji berukuran 3kg, ke sejumlah pangkalan agar tepat sasaran. Sebab warga menganulir ada oknum yang bermain curang dalam pendistribusian gas elpiji 3 kg ke pangkalan.
Editor: Redaktur TVRINews
