
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar (tengah) (TVRINews/Krisafika Taraisya)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, menilai Program Sekolah Rakyat telah menunjukkan hasil positif dalam satu tahun pelaksanaannya.
Program yang digagas Presiden ini disebut berhasil menjangkau kelompok masyarakat paling bawah sebagai bagian dari strategi memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Hal tersebut disampaikan Muhaimin dalam konferensi pers satu tahun perjalanan Program Sekolah Rakyat.
Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah paling mendasar dalam upaya penanggulangan kemiskinan nasional.
"Sekolah Rakyat adalah jalan penanggulangan kemiskinan yang paling mendasar, yaitu memutus mata rantai kemiskinan. Bahkan peserta didiknya adalah target dari penanggulangan kemiskinan itu," ujar Muhaimin kepada wartawan termasuk tvrinews.com, di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan kepada masyarakat rentan, tetapi juga membangun ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan jejaring, hingga tindak lanjut pendidikan agar para peserta didik menjadi lebih berdaya.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat dirancang agar berkembang sesuai talenta, bakat, dan minat masing-masing anak. Karena itu, program ini dinilai sebagai wujud kebijakan anggaran yang tepat sasaran dengan fokus pada kelompok masyarakat paling bawah.
Kemudian Muhaimin menyebut, capaian selama satu tahun terakhir membuktikan bahwa masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses pendidikan kini dapat memperoleh layanan pendidikan yang bermutu.
"Sekolah Rakyat sangat berhasil, dan satu tahun ini membuktikan saudara-saudara kita yang paling bawah mendapatkan pendidikan yang sangat bermutu," ucapnya.
Menko PM menilai Sekolah Rakyat berpotensi menjadi pilot project yang dapat dikembangkan lebih luas, baik oleh pemerintah daerah maupun lembaga filantropi di luar pemerintah.
"Bisa menjadi pilot project dari model-model yang bisa dikembangkan baik oleh pemerintah daerah maupun oleh filantropi di luar pemerintah. Bisa menginspirasi untuk semua," ungkapnya.
Ia menegaskan, pendidikan yang komprehensif menjadi salah satu jalur penting dalam membantu percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.
Selain itu, Muhaimin juga memastikan keberadaan Sekolah Rakyat tidak mengurangi peran layanan sosial lain yang selama ini dijalankan Kementerian Sosial.
Menurutnya, balai-balai sosial tetap beroperasi untuk menangani berbagai persoalan kelompok rentan seperti gelandangan, anak yatim, anak terlantar, hingga anak yang berhadapan dengan hukum.
Dengan capaian setahun pertama yang dinilai positif, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat terus diperluas sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
Editor: Redaktur TVRINews
