
Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez (Tengah) Menerima Duta Besar Indonesia untuk Venezuela Fikry Cassidy dan Delegasi PIEP di Istana Presiden Miraflores (Foto: KBRI Caracas)
Penulis: Fityan
TVRINews - Caracas
Delegasi Pertamina bertemu pemerintah Venezuela untuk mengamankan operasional dan menjajaki peluang investasi migas baru.
Indonesia dan Venezuela sepakat untuk memperdalam kerja sama strategis di sektor energi melalui pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di Istana Kepresidenan Miraflores, Caracas.
Langkah ini menandai babak baru penguatan hubungan bilateral dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan.
Delegasi PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), yang dipimpin oleh Direktur Utama Syamsu Yudha, diterima langsung oleh Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez. Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya stabilitas operasional serta ekspansi sektor hidrokarbon.
Berdasarkan keterangan resmi KBRI Caracas yang dirilis Sabtu 31 Januari 2026, diskusi tersebut menegaskan posisi Jakarta sebagai mitra krusial bagi Caracas.
Kehadiran Duta Besar Indonesia untuk Venezuela, Fikry Cassidy, serta jajaran petinggi perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, memperkuat komitmen kedua negara dalam mengakselerasi proyek-proyek energi yang sedang berjalan.
Kepastian Regulasi dan Investasi
Dalam pertemuan tersebut, otoritas Venezuela memberikan jaminan mengenai kerangka regulasi yang lebih stabil untuk mendukung keberlanjutan investasi asing. Hal ini dinilai penting bagi Pertamina untuk mengamankan operasional jangka panjang di wilayah tersebut.
"Pertemuan ini membahas dukungan terhadap keberlanjutan operasional Pertamina sekaligus membuka ruang bagi peluang kerja sama baru di masa depan," tulis laporan resmi KBRI Caracas.
Kedua negara juga sepakat untuk mendorong implementasi berbagai proyek strategis di sektor minyak dan gas bumi. Venezuela berkomitmen menyediakan lingkungan bisnis yang jelas guna mempercepat agenda pengembangan energi nasional yang melibatkan mitra internasional.
Diplomasi Selatan-Selatan
Selain fokus pada aspek teknis migas, kolaborasi ini dipandang sebagai bentuk nyata penguatan blok ekonomi Selatan-Selatan.
Dengan menggabungkan keahlian teknis Indonesia melalui Pertamina dan cadangan sumber daya alam Venezuela yang besar, kedua negara berharap dapat menciptakan ketahanan energi yang lebih mandiri.
Pemerintah Venezuela menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menarik kembali kepercayaan investor global melalui penyediaan kepastian hukum yang kokoh bagi perusahaan-perusahaan mitra seperti PIEP.
Editor: Redaksi TVRINews
